Rabu, 6 Mei 2026

Larangan Mudik

Aksi Oknum Polantas Tarik Kondektur Bus Agra Mas Berakhir Damai, Begini Kronologinya

Kasus "Bapak bukan manusia?" pihak PO Agra Mas memastikan insiden itu berakhir damai usai oknum polantas mengakui tindak kekerasan terhadap kondektur.

Tayang:
Youtube Wartakotalive.com
Kasus "Bapak bukan manusia?" pihak PO Agra Mas memastikan insiden itu berakhir damai usai oknum polantas mengakui tindak kekerasan terhadap kondektur. Foto dok: Sebuah video aksi polantas di Jalan tol Tomang, Jakarta Barat yang menghentikan bus AKAP viral di media sosial. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sebuah video memperlihatkan aksi oknum Polisi Lalu Lintas bertindak kasar viral di media sosial.

Aksi itu diduga terjadi di Jalan tol dalam kota di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Senin (10/5/2021).

Dalam video tersebut sebuah bus diberhentikan oleh oknum Polantas yang menggunakan mobil patroli.

Video: Pusat Perbelanjaan Diminta Tutup Pukul 20.30 WIB

Oknum polantas itu lantas menghentikan bus dan langsung menarik kondektur hingga ponsel miliknya terjatuh.

Dalam video itu terlihat kondektur bus diperlakukan dengan kasar hingga meringis kesakitan.

Pihak PO Agra Mas membenarkan kejadian dan memastikan insiden itu sudah berakhir damai.

Baca juga: Simak Ketentuan Mudik Lokal dan Aglomerasi Selama Masa Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Tempat Wisata di Kabupaten Bogor hanya Bisa Dikunjungi Wisatawan Lokal karena Larangan Mudik Lebaran

Menurutnya, insiden itu terjadi pada bus APTB jurusan Bogor-Grogol.

Saat itu, bus mendahului kendaraan dari bahu jalan. Akibatnya, patroli jalan raya memberhentikan laju bus ke bahu jalan akibat pelanggaran lalu lintas tersebut.

"Benar. Kejadian di Tol Tomang. Jadi bus APTB kami diberhentikan polantas akibat mendahului dari bahu jalan. Bus kami diberhentikan lalu kami sayangkan sikap arogansi oknum polantas yang menarik kondektur bus hingga jaruh," kata petugas operator bus Agra Mas bernama Agus saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (10/5/2021).

Pihak Agra Mas memastikan insiden itu berakhir damai usai oknum polantas itu mengakui tindak kekerasan terhadap kondektur.

Baca juga: Pemerintah Tiadakan Penerbangan Carter Saat Larangan Mudik, Pekerja Migran Diminta Tunda Kepulangan

Tidak ada penilangan akibat insiden itu dan PO Agra Mas tak melanjutkan ke proses hukum.

"Sudah clear, kami berdamai dengan oknum polantas itu. Polisi juga memaklumi kesalahan sopir dan kru kami, mungkin terlalu banyak pikiran akibat menurunnya penumpang akibat pembatasan perjalanan. Jadi terjadilah pelanggaran lalu lintas itu, tapi sudah diselesaikan semua sehingga operasional APTB kembali normal," imbuh Agus.

Dalam video itu, sopir bus yang diduga PO Agramas sempat geram dan meminta oknum polantas itu tidak berlaku kasar.

Keduanya sempat bersitegang lantaran tak terima tindakan kasar itu.

Baca juga: Banyak Pemohon SIKM Ditolak Pemprov DKI Selama Masa Larangan Mudik Lebaran, Berikut Alasannya

"Bapak Manusia Bukan?" tanya sang sopir.

Polantas itu pun menantang balik dengan mempersilakan menyelesaikan di kantor polisi.

Sementara kondektur bus itu hanya duduk di pinggir jalan usai ditarik keluar oleh oknum polantas sambil meringis kesakitan. (Fandi Permana)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved