Breaking News:

Kabar Duka

Sebelum Dirawat dan Meninggal, Sapri Pantun Minta Libur Syuting Sinetron Jodoh Wasiat Bapak Babak 2

Di awal Mei 2021, Sapri Pantun meminta ijin ke tim produksi sinetron Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 untuk istirahat.

Warta Kota/Nur Ichsan
Di awal Mei 2021, Sapri Pantun meminta ijin ke tim produksi sinetron Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 untuk istirahat. Sapri Pantun meninggal dunia saat masih dirawat di rumah sakit, Senin (10/5/2021) petang. 

Sakit tersebut mengakibatkan tubuh Sapri Pantun lemas hingga linglung, hampir kehilangan kesadaran.

Firasator Umar Kudus saat bertemu komedian Sapri Pantun sebelum dirawat intensif di rumah sakit. Sampai Senin (10/5/2021), kondisi kesehatan Sapri Pantun disebutkan belum stabil.
Firasator Umar Kudus saat bertemu komedian Sapri Pantun sebelum dirawat intensif di rumah sakit. Sampai Senin (10/5/2021), kondisi kesehatan Sapri Pantun disebutkan belum stabil. (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Mendengar kondisi Sapri Pantun yang lemah itu, tim manajemen ANTV yang juga produser sinetron Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 terkejut.

Sapri Pantun sudah jadi bagian keluarga besar ANTV setelah bertahun-tahun bergabung di program Pesbukers.

Sapri Pantun juga memberikan warna baru beberapa bulan terakhir ini dalam sinetron Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 (JWB 2) tayangan ANTV.

Melihat dari Jauh

Otis Hahijary melihat langsung keadaan Sapri Pantun.

Meski hanya dari kejauhan, Otis Hahijary bersyukur saat melihat kondisi Sapri telah membaik.

Saat itu Sapri Pantun terlihat lebih kuat. Kadar gulanya sudah kembali ke angka normal.

Vice President ANTV Otis Hahijary saat menjenguk Sapri Pantun yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Jumat (7/5/2021). Sejak Selasa (4/5/2021) malam, Sapri Pantun menjalani perawatan di Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang.
Vice President ANTV Otis Hahijary saat menjenguk Sapri Pantun yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Jumat (7/5/2021). Sejak Selasa (4/5/2021) malam, Sapri Pantun menjalani perawatan di Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang. (Dokumentasi Otis Hahijary)

Sapri Pantun bahkan tersenyum, melambaikan tangan, dan meneteskan air mata karena terharu melihat kedatangan Otis Hahijary.

Tak banyak kata bisa terucap, karena semua interaksi ini dibatasi kaca kamar perawatan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved