Vaksinasi Covid19
Pemuda di Buaran Meninggal Dunia Usai Menerima Vaksin Covid-19 Merek AstraZeneca
Seorang pemuda bernama Trio Fauqi Virdaus (23) meninggal dunia, Kamis (6/5/2021), setelah memperoleh vaksin Covid-19 merek AstraZeneca.
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM - JAKARTA - Seorang pemuda bernama Trio Fauqi Virdaus (23) meninggal dunia, Kamis (6/5/2021), setelah memperoleh vaksin Covid-19 merek AstraZeneca yang dilakukan sehari sebelumnya.
Hal itu diungkapkan oleh kakak korban, Sabbihis Fathun Vickih.
Peristiwa bermula saat Trio ikut kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Rabu (5/5/2021).
Sepulangnya dari kegiatan vaksinasi, korban yang tiba di rumahnya di Jalan Buaran III RT 03 RW 015, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 15.30 WIB mengeluhkan badannya yang mendadak sakit.
Baca juga: Warga 98 RW di Jakarta Pusat Mendapatkan Vaksin Covid-19 Merek AstraZeneca
“Dia cerita ke ibu, baru selesai vaksin di GBK. Dia ngerasa badan nggak enak seperti sakit kepala luar biasa terus pegal linu luar biasa,” ungkapnya, Senin (10/5/2021).
Setelahnya Trio ditawarkan obat analgesik sama ibunya meski belakangan ditolak.
Hal tersebut dilakukan karena Trio takut ada efek samping mengingat baru saja mengikuti proses vaksinasi.
Sang ibu pun menyuruh Trio untuk pergi ke klinik yang memang lokasinya dekat dari rumah.
Namun, itu tidak jadi dilakukan karena sedang tutup.
Menurut Vickih, dokter yang menyuntik adiknya itu bukan dokter keluarga ataupun dokter langganan.
Hanya saja memang lokasi kliniknya berada dekat dari rumah.
Baca juga: Sebanyak 158 Lansia di Kabupaten Bekasi Menerima Vaksin Astrazeneca
“Klarifikasi, bukan dokter keluarga atau dokter langganan karena memang dokter itu jaraknya nggak jauh. Kalau yang lain bilang langganan bukan, karena deket ke situ dan bagus, cepet sembuhnya,” tegasnya.
Namun belum sempat ke dokter, kondisi anak ketiga dari lima bersaudara itu makin memburuk. Trio kembali mengeluhkan sakit yang dideritanya lebih parah daripada sebelumnya.
“Kamis pagi bangun, sakit kepala sampe ngeluh ke ibu ‘aduh mah, sakit banget mah, kepala sakit mah, pusing mah’,” kata Vickih menirukan ucapan almarhum.
Vickih menambahkan sakit yang diderita adiknya bukan sekadar pusing biasa tapi sakit kepala yang sudah sangat luar biasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/trio-vauqi.jpg)