Breaking News:

VIDEO Menparekraf Sandiaga Uno Berlari di Itikaf Run Jelang Berakhirnya Bulan Ramadan

I'tikaf Run merupakan tradisi atau rutinitasnya di 10 malam hari terakhir di bulan Ramadan yang dilakukan Sandiaga Uno.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bersama beberapa pelari saat menggelar acara Itikaf Run di Kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Sabtu (8/5/2021) malam.

Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan 1442 H, Sandiaga Uno mengadakan Iktikaf Run.

I'tikaf Run merupakan tradisi atau rutinitasnya di 10 malam hari terakhir di bulan Ramadan yang dilakukan Sandiaga Uno.

I'tikaf Run dikatakan Sandiaga ia lakukan guna tetap menjaga kondisi tubuh tetap prima dan setelah itu dilanjutkan dengan ibadah i'tikaf guna mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Buat Program ‘Tidak Mudik Dibikin Asik’ Bertempat di Trans Studio Cibubur

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ingatkan Masyarakat Terkait Pentingnya Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Dalam I'tikaf Run kali ini, Sandiaga Uno berlari bersama sekitar 20 pelari yang berasal dari komunitas lari di Jakarta dan turut ikut pula General Manager Event Organizer Tribunnews, Gunawan Samiadji.

Aktivitas lari dimulai sekitar pukul 23.00 WIB. Start di Nur Corner yang tak jauh dari kediaman Sandiaga Uno di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Meski diguyur hujan dengan intensitas sedang, Sandiaga Uno bersama para pelari lainnya tetap semangat berlari sejauh 5 km mulai dari Senopati kemudian mengitari area SCBD lalu kembali lagi ke Senopati tepatnya di Nur Corner.

“Ya, tahun lalu kami tidak kumpul seperti ini karena masih covid, tapi saya tetap lari hanya berdua atau bertiga saja. Memang ini biasa saya lakukan di 10 malam terakhir di bulan Ramadan,” kata Sandiaga usai berlari kepada Tribunnews, Sabtu (8/5/2021) malam.

“Setelah lari bersama kemudian mandi bersuci diri dan berlanjut ibadah i'tikaf di 10 malam terakhir dan ini sudah menjadi tradisi dan rutinitas selain kita olahraga juga harapannya mendapatkan Lailatul Qadar,” lanjutnya.

Sandiaga juga menjelaskan para pelari yang ikut bersamanya juga telah menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Sandiaga Uno Atur Skema Pembiayaan Berbasis Kekayaan Intelektual untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ingatkan Masyarakat Terkait Pentingnya Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Baca juga: VIDEO Ucapan HUT ke-22 WARTA KOTA dari Menparekraf Sandiaga Uno dan Ketua Dewan Pers

Ia sadar betul di situasi yang masih pandemi Covid-19 ini, protokol kesehatan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh semua orang.

Sandiaga pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia di 10 malam terakhir bulan Ramadan ini bisa turut memanjatkan doa agar Covid-19 bisa sirna di Indonesia.

“Ya karena kita masih situasi pandemi, kita harus hati-hati waspada protokol kesehatan dijaga 3 M terus testingnya juga diperluas ditingkatkan sebagian dari kita juga sudah divaksinasi,” kata Sandiaga.

“Kita berharap agar covid-19 ini bisa diatasi segera dan doa terbaik kita di malam-malam terakhir ini adalah bagaimana kita membantu upaya bersama untuk menekan lagi penularan Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Jeprima
Editor: Murtopo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved