Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Wakil Komisi E Desak Pemprov DKI Percepat Vaksinasi Covid19 Terutama di Pemukiman Kumuh

Legislator DKI Jakarta mendesak pemerintah daerah untuk mempercepat proses vaksinasi masyarakat umum.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Dian Anditya Mutiara
ISTIMEWA
Ilustrasi -- Komisi E DPRD minta Pemprov percepat vaksinasi Covid-19 karena belum tercapai target Vaksinasi Covid-19 di Polda Metro Jaya, Senin (5/4//2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Legislator DKI Jakarta mendesak pemerintah daerah untuk mempercepat proses vaksinasi masyarakat umum.

Sebab proses vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama dan kedua belum mencapai target yang ditetapkan.

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengungkapkan, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan 1,5 juta dosis vaksin AstraZeneca kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Vaksinasi tahap ketiga yang dimulai sejak Rabu (5/5/2021) ini, diprioritaskan untuk tiga jenis kelompok, yaitu usia 19 tahun ke atas di wilayah permukiman kumuh, wilayah yang terdapat atau berpotensi terjadinya kasus Covid-19 dengan variant of concern (VOC), dan zona yang paling berisiko terhadap penularan Covid-19 selama kebijakan PPKM berbasis mikro berlangsung

"Setelah vaksin diterima, langsung didistribusikan. Tidak perlu lagi ditunda, apalagi MUI sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksinasi Covid-19 di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa," ujar pria yang akrab disapa Ara pada Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 hingga 4 Mei 2021, Pemprov DKI Sudah Vaksin 2,6 Juta Orang Warga Ibu Kota

Baca juga: HOTMAN Paris Tunjukkan Hasil Tes Serologi setelah Vaksin Covid-19 Dosis 2: Siap Lawan Musuh-musuh Ku

Ara mengatakan, Pemprov DKI harus bergerak cepat agar target vaksinasi dapat tercapai, tidak seperti fase vaksinasi lansia yang berjalan lambat.

Hingga 2 Mei baru tercapai 63,4 persen, jauh dari target Gubernur Anies Baswedan bahwa 90-95 persen lansia sudah tervaksinasi sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

"Pemprov DKI perlu berkaca dan melakukan perbaikan, sehingga target vaksinasi tercapai," ujar dia.

Menurutnya, perbaikan harus dilakukan khususnya pada tahapan sosialisasi dan pendaftaran.

Kata dia, sebelumnya Pemprov DKI terlalu mengandalkan sosial media sehingga menyulitkan warga yang tidak memiliki akses internet.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved