Larangan Mudik
VIDEO Petugas Gelar Penyekatan Pemudik di Perbatasan Tangerang dan Serang
Sebanyak 27 aparat gabungan bertugas melakukan penyekatan mudik di kawasan Jayanti, Kabupaten Tangerang
Penulis: MNur Ichsan Arief | Editor: Murtopo
"Kami bersama 3 pilar yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah melakukan Operasi Ketupat Maung guna menyekat masyarakat yang ingin melakukan mudik. Penyekatan kita laksanakan 24 jam nonstop, ini bertujuan guna mencegah lonjakan penyebaran virus Covid-19 setelah Hari Raya Idul Fitri," ujar Kresna, Jumat (7/5/2021).
Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik Terminal Kalideres Berangkatkan 5 Bus AKAP Isi 9 Penumpang
Dirinya menjelaskan untuk saat ini pengendara yang ingin pergi ke arah Serang harus masuk ke dalam gerbang Citra Raya.
Ini dilakukan guna menyekat pemudik yang ingin pergi ke arah Serang Banten.
"Jika ingin ke arah Serang, pengendara harus masuk ke dalam gerbang Citra Raya, lalu putar balik di bundaran yang berada di dalam gerbang Citra Raya. Di situlah kami akan lakukan penyekatan untuk para pemudik," ucapnya.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu S. Bintoro mengatakan, dalam Operasi Ketupat Maung kurang lebih ada 725 personil gabungan yang akan diterjunkan. Personil ini terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.
Baca juga: Tidak Bisa Mudik Lebaran? Simak 3 Tips Sederhana Tetap Bisa Bahagiakan Orang Tua di Kampung Halaman
"Kami akan melakukan penyekatan di pos pelayanan Citra dan di beberapa lokasi lainnya seperti di tol dan titik-titik perbatasan dengan Lebak, Serang dan yang berbatasan dengan Kota Tangerang," kata Wahyu.
Kendati demikian, Kapolsek Panongan mengimbau kepada masyarakat untuk peduli kepada kesehatan orang lain.
Dengan cara tidak mudik, ini harus dilakukan guna menekan angka penyebaran virus corona di Kabupaten Tangerang.
"Untuk masyarakat yang ingin melakukan mudik, kami mengimbau untuk ditunda dulu mudiknya. Mengingat ini masih pandemi, ayo kita saling menjaga kesehatan satu sama lain dan jangan lupakan protokol kesehatan," ungkapnya.