Breaking News:

Sidang John Kei

Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Berita Acara Pemeriksaan, John Kei Minta Dibebaskan oleh Hakim

Mengaku dipaksa menandatangani Berita Acara Perkara oleh penyidik Polda Metro Jaya, John Kei meminta kepada majelis hakim untuk segera dibebaskan.

Warta Kota/Desy Selviany
Sidang kasus pembunuhan yang melibatkan John Kei digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH -John Kei diperiksa dalam sidang sebagai saksi mahkota.

Pada sidang tersebut, John Kei menampik merencanakan pembunuhan atau penyerangan kepada Nus Kei dan minta dibebaskan.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) Kamis (6/5/2021) itu memeriksa beberapa terdakwa di antaranya Yeremias, Bukon Koko Bukubun, Daniel Farfar, dan John Kei.

Baca juga: Khawatir Anak Buah Nus Kei Balas Dendam Serang Keluarga, Anah Buah John Kei Serahkan Diri ke Polisi

"Saksi kami, sebagai saksi mahkota memang tidak dapat menunjukan bahwa ada perintah dari Bung John untuk bunuh Bung Nus atau siapapun itu," ujar kuasa hukum, John Kei, Anton Sudanto usai sidang.

Selain itu, John Kei mengaku dipaksa untuk tanda tangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Hal itu lantaran anaknya bernama Rembo sempat ditahan tiga hari agar John Kei tanda tangani BAP tersebut.

Baca juga: Sadis, Ngaku Sudah Bawa Golok, Anak Buah John Kei Langsung Bacok Anak Buah Nus Kei di Tengah Jalanan

Hal itulah kata Anton yang membuat BAP dengan pemeriksaan di persidangan berbeda.

"Jadi beliau minta langsung untuk dibebaskan. Sementara yang lain para terdakwa ada yang mengaku telah membacok, bacok seperti apa, berapa kali, itu perlu kita apresiasi," terangnya.

Namun demikian, Anton mengakui bahwa pada faktanya ada penyerangan hingga membuat anak buah Nus Kei tewas.

Baca juga: Teriakan Pele-pele Bikin Anak Buah John Kei Makin Beringas, Bacok dan Lindas Korban dengan Mobil

Oleh karena itu kata Anton, sudah pasti ada yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Beberapa terdakwa juga sudah mengakui bahwa ada penyerangan tersebut. Meskipun penyerangan itu dianggap tidak berencana.

Maka dari itu kata Anton, baik John Kei atau Daniel Farfar harusnya dibebaskan.

Baca juga: Anak Buah John Kei Tampik Merencanakan Pembunuhan Nus Kei, Ini yang Mereka Lakukan

Karena John Kei hanya memberi surat kuasa penagihan utang. Sementara Daniel Farfar hanya kuasa hukum yang memberi perintah menagih utang kepada anak buahnya.

"Paling anak-anaknya yang lakukan itu dan itu di luar kontrol. Bung John enggak ada perintah sama sekali, jadi sudah harus bebas itu," tandasnya. 

Penulis: Desy Selviany
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved