Breaking News:

Kabar Artis

Disindir UAS hingga KH Muhammad Najih soal Ceramahnya di Gereja, Gus Miftah: Beda Paham Itu Biasa

Jangankan orang lain yang tidak mengenal baik dirinya, menurut Gus Miftah, pasangan suami istri saja bisa terjadi salah paham.

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Gus Miftah dalam peresmian Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/4/2021) 

Bahkan, Gus Miftah menyebut, ia telah dianggap sesat oleh sebagian warganet.

Baca juga: Raffi Ahmad Buka Pendaftaran Rans Angel Rans Cilegon, Nagita Slavina dan Maria Vania Akan Gabung

"Gara-gara itu juga, banyak netizen mengatakan Miftah sesat, Miftah kafir, syahadatnya batal dan lain sebagainya. Saya malah bersyukur, alhamdulillah," imbuhnya.

Closing statemen viral

Diberitakan sebelumnya, closing statement atau pernyataan akhir yang disampaikan Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dalam peresmian Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (29/4/2021) membuat bergetar.

Pesan tersebut seperti yang diunggahnya lewat akun instagramnya, @gusmiftah; pada Jumat (30/4/2021).

Mengenakan blangkon hitam yang dipadankan dengan kemeja putih serta sarung berwana hitam, Gus Miftah menyampaikan narasi yang kuat serta pesan yang sangat mendalam tentang persatuan.

Menurutnya, walau umat Islam dan Nasrani berbeda keyakinan, semua umat beragama katanya diungkapkannya sejatinya bersaudara.

Mereka tetap mencinta walaupun berbeda tujuan.

Hal tersebut dibuktikannya lewat harmonisnya umat beragama yang beribadah di Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, Gambir, Jakarta Pusat.

Kedua tempat ibadah itu katanya mampu berdiri saling berhadapan, menghilangkan perbedaan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved