Berita Jakarta

Pengunjung Pasar Tanah Abang Dibatasi, Emak-emak Ngamuk Memaksa Masuk, Sudah Ngebet Ingin Belanja

Seorang ibu-ibu kesal karena ia tidak diizinkan masuk lewat Pintu Blok B untuk menuju ke Blok G Pasar Tanah Abang.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Desy Selviany
Ibu-ibu protes kepada petugas yang berjaga di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat karena tidak diizinkan masuk Minggu (2/5/2021) (Desy Selviany) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG -Tiga perempuan mengamuk di depan Pintu Timur Pasar Tanah Abang karena tidak bisa masuk ke Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat Minggu (2/6/2021).

Mereka menyemprot petugas kepolisian dan TNI yang berjaga di depan pintu keluar gedung pasar tersebut.

Perempuan itu kesal karena ia tidak diizinkan masuk lewat Pintu Blok B untuk menuju ke Blok G Pasar Tanah Abang.

Saat mencoba masuk di Pintu Timur pukul 14.00 WIB, ibu-ibu itu juga ditolak masuk karena pintu itu merupakan pintu keluar.

Baca juga: Datangi Tanah Abang, Gubernur Anies Instruksikan Rekayasa Transportasi untuk Cegah Kerumunan

Baca juga: Angka Literasi Naik Pesat, Anies Baswedan Akan Wujudkan Jakarta Jadi Kota Buku Dunia

"Gimana sih, disana katanya enggak boleh masuk, disini enggak boleh masuk. Terus saya masuk darimana? Jangan permainkan orang yang tengah puasa," ujar pengunjung itu menyemprot aparat kepolisian.

Dengan sabar, petugas polisi hanya mengangguk-angguk dan menjelaskan bahwa Pintu Timur hanya untuk akses keluar pengunjung.

Ternyata ibu-ibu itu dilarang masuk lantaran kuota di Pasar Tanah Abang sudah penuh.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai rapat dengan PD Pasar Jaya di Pasar Tanah Abang menjelaskan bahwa mulai perhari ini pasar tekstil terbesar di ASEAN itu menerapkan sistem baru dalam pengendalian ketat Covid-19.

Baca juga: Bulan Ramadan, Puluhan ABG di Depok Tepergok Sedang Ngamar di Wisma, Kaget saat Digrebek

Baca juga: Kerumunan di Tanah Abang, Polisi Imbau Masyarakat Cari Tempat Lain Untuk Belanja Lebaran

Kebijakan teknis pengendalian Covid-19 di Pasar Tanah Abang itu hasil dari rapat bersama Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan Dirut PD Pasar Jaya.

"Mulai hari ini yang nantinya akan dijadikan sebagai protokol pengendalian di kawasan Pasar Tanah Abang," jelas Anies dalam konferensi pers di Pasar Tanah Abang Minggu (2/5/2021).

Anies menjelaskan, bahwa kebijakan itu diambil menyusul dari lonjakan pengunjung di Pasar Tanah Abang jelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pada Sabtu (1/5/2021), Pasar Tanah Abang dikunjungi 87 ribu pengunjung dari yang seharusnya maksimal hanya 35 ribu pengunjung selama Pandemi Covid-19.

Jumlahnya terus meningkat meski berbagai upaya imbauan terus dilakukan.

Tercatat data sementara sampai Minggu (2/5/2021) sudah 100 ribu pengunjung datang ke pasar tersebut.

Baca juga: Gibran Marah Besar saat Lurahnya Diduga Lakukan Pungli Berkedok Zakat Fitrah: Itu Menyalahi Aturan!

Maka dari itu, pengunjung pasar akan dikendalikan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved