Viral Medsos
GERAKAN Boikot Facebook Instagram dan Twitter di Inggris hingga Curhat Lionel Messi di Instagram
Gerakan boikot media sosial, khususnya Facebook dan Instagram, terus menggelora di Inggris dan sekitarnya.
Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
Dewan Kriket Inggris dan Wales mengumumkan pada hari Rabu bahwa 18 negara kelas satu, delapan tim regional wanita dan Asosiasi Kriket Profesional bergabung dalam boikot tersebut.
3) Persatuan Rugbi
Persatuan Sepak Bola Rugbi berdiri dalam solidaritas dengan otoritas sepak bola dan kriket, dan akunnya untuk Rugby Inggris, Allianz Premier 15s, Kejuaraan dan GB7 semua akan menangguhkan aktivitas.
Rencana boikot itu dikonfirmasi pada hari Kamis.
Klub di Liga Utama Gallagher mengumumkan bahwa mereka memboikot media sosial pada hari sebelumnya, dengan dukungan dari Asosiasi Pemain Rugby.
4) Tenis
Asosiasi Tenis Lawn mengumumkan pada hari Senin niatnya untuk mendukung sepak bola untuk mendukung boikot.
5) Sponsor
Raksasa pakaian olahraga Adidas - yang memproduksi lebih dari sepertiga perlengkapan Liga Premier - menghentikan semua iklan di seluruh platformnya.
Barclays, yang mensponsori WSL, akan mendukung pemadaman, tanpa posting media sosial di halaman Barclays Football di Facebook dan Instagram atau akun Twitter Barclays Footy, sementara saluran sosial perusahaan lainnya akan menghindari semua aktivitas yang berhubungan dengan sepak bola.
Sponsor tim sepak bola Inggris Budweiser telah mendaftar, sementara pengecer mobil online Cazoo - yang mensponsori Everton dan Aston Villa - menjadi sponsor besar pertama yang mengumumkan dukungannya terhadap boikot pada hari Selasa.
Lionel Messi Curhat
Bintang sepak bola asal Argentina, Lionel Messi, pun mengungkapkan kekesalannya atas penggunaan medsos untuk diskriminasi ras (rasis).
"Mari bersuara untuk menghentikan pelecehan di media sosial," tulis Lionel Messi dalam bahasa Spanyol di akun instagram yang memiliki 200,453 jt followers.
Dia melanjutkan, "Tidak ada yang pantas dianiaya atau dihina. Kita hidup bersama melihat dan mengalami pelecehan, semakin lama semakin buruk di setiap jaringan, tanpa ada yang melakukan apa pun untuk mencegahnya."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/boikot-facebook-dan-medsos.jpg)