Berita Video
VIDEO Warga Kalideres Girang Tidak Perlu Lagi Mencuci di Kali
Kini di lingkungan rumah Eci disediakan kios air dan fasilitas tempat cuci umum. Fasilitas itu disediakan oleh BUMD DKI Jakarta yakni PAM Jaya.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran
"Maka ini tugas PAM Jaya, kami hadir beri solusi warga di Pegadungan," ujarnya lagi.
Pembangunan fasilitas tempat cuci bersih itu juga mandat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Syahrul berharap, fasilitas itu dapat digunakan secara baik oleh warga.
Menurut dia, warga bisa bergotong royong dalam menjaga dan merawat fasilitas tempat cuci itu agar tetap bersih dan layak dipakai.
"Nanti dalam pemakaiannya silakan Pak RT dan Pak RW diatur teknisnya. Terlebih tempatnya yang masih terbatas," katanya.
Dia berjanji, apabila warga dapat menjaga baik fasilitas tersebut, tidak menutup kemungkinan fasilitas sama akan dibangun.
Terlebih apabila kebutuhannya di tengah warga Pegadungan cukup tinggi untuk mendapatkan fasilitas cuci bersih.
Selain fasilitas cuci, PAM Jaya juga membangun kios air di sekitar tempat cuci.
Kios air merupakan solusi sementara PAM JAYA bagi area-area yang belum memiliki akses perpipaan seperti di wilayah Pegadungan, Semanan dan Kalideres.
Kios air ini berupa tandon atau tangki air dengan kapasitas empat meter kubik yang diletakkan di area seluas 2x3 meter.
Satu tangki di kios air dapat menampung 5.100 liter air.
Harga air yang didapat warga juga sudah disubsidi sehingga harganya terjangkau yakni hanya Rp 400 hingga Rp1.200 apabila di antar sampai rumah.
Saat ini, PAM JAYA telah membangun 102 kios air dan sudah beroperasi melayani masyarakat.
Targetnya tahun 2021, PAM Jaya akan membangun 100 kios air tambahan secara bertahap.
Dengan penambahan kios air diharapkan pelayanan air bersih semakin
dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta.