Kamis, 30 April 2026

Berita Video

VIDEO Warga Kalideres Girang Tidak Perlu Lagi Mencuci di Kali

Kini di lingkungan rumah Eci disediakan kios air dan fasilitas tempat cuci umum. Fasilitas itu disediakan oleh BUMD DKI Jakarta yakni PAM Jaya.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, KALIDERES - Sudah 22 tahun Eci mencuci baju di Kali Maja, RW 09, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

Namun mulai Jumat (30/4/2021), Eci dan warga lainnya tidak lagi mencuci di Kali Maja yang airnya kerap keruh itu.

Kini di lingkungan rumah Eci disediakan kios air dan fasilitas tempat cuci umum. Fasilitas itu disediakan oleh BUMD DKI Jakarta yakni PAM Jaya.

Tangki air berkapasitas 2.000 liter itu diisi oleh truk PAM Jaya, Eci dan warga 09 Pegadungan lainnya berbondong-bondong ke fasilitas tempat cuci tersebut.

Mereka langsung membawa ember-ember cucian dan mencuci di lokasi tempat cuci seluas 2x3 meter itu.

Selagi para ibu mencuci, anak-anak di RW 09 ikut mandi sambil menemani ibunya mencuci.

Eci bersyukur telah disediakan fasilitas tempat mencuci untuk warga.

Baca juga: Miliki Tempat Cuci Layak, Warga Kalideres Kini Dilarang Lagi Cuci Bahu di Kali Maja

Pasalnya, sejak tahun 1998 tinggal di kawasan tersebut, wanita berusia 46 tahun itu hanya dapat mencuci di kali di lingkungan rumahnya.

Tidak jarang keluarganya harus gatal-gatal karena memakai baju yang dicuci di Kali Maja yang airnya keruh.

"Kalau airnya keruh iya suka gatal-gatal. Tapi kalau enggak keruh biasa saja," kata Eci ditemui di lokasi fasilitas tempat cuci di RW 09 Pegadungan, Jumat (30/4/2021).

Bukan hanya gatal, mencuci baju di kali kerap membuat warna pakaiannya kusam. 

Apabila air kali keruh, Eci harus membilas kembali pakaiannya menggunakan air bersih di rumah.

Selama ini, keluarga Eci sendiri harus membeli air bersih untuk makan dan minum.

Setiap sepekan sekali, dia harus membeli air bersih dengan harga per jerikennya Rp 6.000.

Apabila tidak ada keperluan mendesak, air bersih hanya digunakan untuk minum dan memasak.

Kini Eci bisa membeli air bersih dengan harga cukup terjangkau.

Selain meresmikan fasilitas tempat cuci, PAM Jaya juga meresmikan kios air di lokasi tersebut.

Pihak PAM Jaya menyediakan 5.100 liter air bersubsidi untuk warga pegadungan.

Harga per jerikennya hanya Rp1.200 apabila diantar sampai rumah warga.

Direktur Pelayanan PAM Jaya Syahrul mengatakan bahwa ada dua fasilitas tempat cuci yang diresmikan di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

Satu tempat cuci berada di RW 02 dan satu lagi di RW 09.

Pengadaan tempat cuci itu kata Syahrul sebagai tindak lanjut dari perintah Gubernur DKI Jakarta agar menyediakan tempat layak bagi warga Jakarta untuk mencuci.

Terutama di Pegadungan yang masih terdapat warga ditemui mencuci di Kali Maja.

"Kedepannya di 2021 ini tidak menutup kemungkinan fasilitas akan ditambah. Kami akan menyediakan sesuai kebutuhan warga," ujarnya ditemui seusai peresmian tempat cuci umum.

Baca juga: Cegah Warga Kalideres Mencuci di Kali, PAM Jaya Bangun Fasilitas Cuci Layak di Sepanjang Kali Maja

Fasilitas lengkap

Tempat mencuci umum di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, dilengkapi keran, ember, papan cuci, bangku, dan tangki air berkapasitas 2.000 liter.

Lantainya dikeramik sehingga tampak lebih bersih.

Terdapat empat keran di fasilitas cuci tersebut.

Syahrul mengatakan bahwa pembangunan tempat cuci itu sebagai bentuk keprihatinan PAM Jaya karena masih adanya warga yang mencuci di bantaran kali.

"Terlebih ini Ibu Kota yang sudah berdiri ratusan tahun lalu. Kalau masih ada pemberitaan warga Ibu Kota cuci di kali jadi kontradiktif," kata Syahrul.

"Maka ini tugas PAM Jaya, kami hadir beri solusi warga di Pegadungan," ujarnya lagi.

Pembangunan fasilitas tempat cuci bersih itu juga mandat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Syahrul berharap, fasilitas itu dapat digunakan secara baik oleh warga.

Menurut dia, warga bisa bergotong royong dalam menjaga dan merawat fasilitas tempat cuci itu agar tetap bersih dan layak dipakai.

"Nanti dalam pemakaiannya silakan Pak RT dan Pak RW diatur teknisnya. Terlebih tempatnya yang masih terbatas," katanya.

Dia berjanji, apabila warga dapat menjaga baik fasilitas tersebut, tidak menutup kemungkinan fasilitas sama akan dibangun.

Terlebih apabila kebutuhannya di tengah warga Pegadungan cukup tinggi untuk mendapatkan fasilitas cuci bersih.

Selain fasilitas cuci, PAM Jaya juga membangun kios air di sekitar tempat cuci.

Kios air merupakan solusi sementara PAM JAYA bagi area-area yang belum memiliki akses perpipaan seperti di wilayah Pegadungan, Semanan dan Kalideres.

Kios air ini berupa tandon atau tangki air dengan kapasitas empat meter kubik yang diletakkan di area seluas 2x3 meter.

Satu tangki di kios air dapat menampung 5.100 liter air.

Harga air yang didapat warga juga sudah disubsidi sehingga harganya terjangkau yakni hanya Rp 400 hingga Rp1.200 apabila di antar sampai rumah.

Saat ini, PAM JAYA telah membangun 102 kios air dan sudah beroperasi melayani masyarakat.

Targetnya tahun 2021, PAM Jaya akan membangun 100 kios air tambahan secara bertahap.

Dengan penambahan kios air diharapkan pelayanan air bersih semakin
dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved