Daftar Amalan Nabi Muhammad SAW Saat 10 Hari Terakhir Ramadan

Salah satunya adalah malam 10 hari terakhir Ramadan merupakan waktu turunnya malam Lailatul Qadar, yakni malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Editor: Mohamad Yusuf
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi -- Apa Itu Lailatul Qadar? Berikut Ciri atau Tanda Malam Turunnya Al Quran 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Terdapat keutamaan di masa 10 hari terakhir Ramadan.

Di mana ada beberapa amalan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW saat memasuki 10 hari terakhir.

Salah satunya adalah malam 10 hari terakhir Ramadan merupakan waktu turunnya malam Lailatul Qadar, yakni malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al Quran dari Lauful Mahfudz ke Baitul Izzah (langit) dunia.

Baca juga: PNS Makassar Punya Harta Rp56 M, Mobil Ford Mustang dan Ribuan Meter Tanah, Siapakah Irwan Rusfiady?

Baca juga: Sewa Jet Pribadi, Miliarder India Kabur dari Negaranya karena Lonjakan Covid-19, Segini Biayanya

Baca juga: Cerita SBY Berada 1 Jam di Kapal Selam, Bayangkan jika Berbulan-bulan, Beri Hormat ke Tentara Kita

Pada malam lailatul qadar disebutkan memiliki kebaikan setara dengan seribu bulan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Surat Al Qadr ayat 1-5.

Meskipun malam lailatul qadar ini tidak diketahui kapan datangnya, namun umat Islam diminta untuk mencarinya di 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Hal ini seperti sabda Rasulullah: "Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadan." (HR. Imam Bukhari).

Lantas, apa saja keutamaan 10 hari terakhir dan amalan yang dapat dilakukan di bulan Ramadan? Berikut ulasannya:

Keutamaan 10 hari terakhir Ramadan

Sebelum masuk pada keutamaan 10 hari terakhir Ramadan, keutamaan Ramadan sesungguhnya setiap bagian darinya memiliki nilai keuatamaan masing-masing.

Keutamaan tersebut telah dikatakan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi berikut:

"Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka."

Sepuluh malam terakhir bulan Ramadan amatlah disukai oleh Nabi Muhammad SAW.

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata, "Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersungguh-sungguh di 10 terakhir di bulan Ramadan lebih dari pada bersungguh-sungguhnya beliau di hari-hari lainnya." (HR. Muslim dan Ahmad).

Baca juga: Viral Oknum Anggota Polsek Kalasan Komentar Negatif Tragedi KRI Nanggala 402, Langsung Dipidana

Hotman Paris akan Biayai Sekolah Anak yang Sempat Larang Ayahnya untuk Bertugas di KRI Nanggala 402

Baca juga: Singgung Nama Wagub DKI, Pengacara Habib Rizieq Sebut Penting Dihadirkan di Persidangan, Ini Katanya

Juga Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari sahabat 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha bahwasannya "dahulu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam apabila telah masuk 10 terakhir beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malam-malamnya dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved