Ramadan
Puasa Ramadan Dapat Meningkatkan Imunitas Tubuh, Ini Penjelasannya
Imunitas tubuh dapat diraih saat puasa Ramadan karena saat berpuasa tubuh membersihkan diri dari sel-sel tidak baik.
Penulis: LilisSetyaningsih |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Imunitas tubuh atau kekebalan kesehatan tubuh dapat diraih saat puasa Ramadan.
Mengapa puasa bisa meningkatkan imunitas tubuh?
Ilmuan Jepang Yoshinori Ohsumi menemukan konsep autophagy dan mendapatkan Nobel tahun 2016.
Autophagy adalah kondisi pada saat orang berpuasa lebih dari enam jam.
Pada saat berpuasa, tubuh memiliki mekanisme untuk membersihkan dirinya dari sel-sel yang tidak berfungsi baik.
Membersihkan diri dari bahan-bahan toksik dan dari penyimpangan metabolise dalam tubuh sehingga sel-sel tidak berfungsi atau bahan-bahan toksik dapat dibersihkan sendiri.
Baca juga: Muhamad Guntur Triaji Gelandang Persikabo 1973 Tetap Berlatih Meski Jalankan Puasa Ramadan
Baca juga: Pada Usia Kehamilan Berapa Ibu Disarankan Bisa Berpuasa? Ini Penjelasan Dokter
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Immunologi Dr dr Gatot Soegiarto SpPD-KAI FINASIM mengatakan, orang berpuasa sistem imun jadi lebih bagus.
Sel darah putih saat berpuasa juga lebih bagus.
Hal itu terjadi jika seseorang mendapat bahan-bahan baku makanan atau asupan gizi yang cukup pada saat sahur.
Gatot menganjurkan orang makan sahur sebelum berpuasa.
"Termasuk, mengonsumsi immunomodulator ketika sahur, agar ketika menjalani puasa, maka bahan bakunya dapat digunakan untuk proses autophagy," katanya.
Baca juga: Ibu Hamil Boleh Berpuasa, Asal Tidak Terjadi Hal ini
Baca juga: 7 Resep Buka Puasa dari Olahan Kurma Dijamin Tidak Bosan dan Menyehatkan
Dia mengatakannya dalam acara virtul talkshow dari Soho dengan tema 'Pentingnya Menjaga Imunitas Tubuh Meski Sudah Divaksinasi', Rabu (28/4/2021).
Mengonsumsi immunomodulator pada saat sahur, kata Gatot, bagus dilakukan oleh orang lansia maupun kaum muda atau usia produktif.
DR Raphael Aswin Susilowidodo MSi, VP Research & Development and Regulatory SOHO Global Health mengatakan, immunomodulator baik mengandung ekstrak Echinacea pupurea dan zinc picolinate.
Kandungan ekstrak Echinacea purpurea telah terbukti secara klinis dapat memodulasi sistem daya tahan tubuh dan mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut.
Sementara zinc picolinate berperanan aktif dan bekerja sinergis pada sistem imun tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/makanan-puasa1294.jpg)