VIDEO Suasana Stasiun Pasar Senen Jelang Larangan Mudik
Dalam pantauan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, terlihat ada sejumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Stasiun Pasar Senen
Penulis: Jeprima | Editor: Murtopo
WARTAKOTALIVE.COM -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI diwajibkan membatalkan jadwal keberangkatan kereta pada masa larangan mudik 6-17 Mei 2021 dan mengembalikan 100% biaya tiket kepada penumpang yang telah membeli tiket.
Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No.13/2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
Dalam pantauan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, terlihat ada sejumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Stasiun Pasar Senen. Namun demikian jumlahnya tidak begitu banyak.
Beberapa calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api pun harus memenuhi persyaratan yaitu harus melakukan test Covid-19 baik itu Rapid Test, PCR hingga GeNose.
Baca juga: Mensos Risma Bakal Hentikan Penyaluran BST,Ahmad Muzani: Seharusnya Ditambah, Bukan Malah Dihentikan
Baca juga: PN Tangerang Periksa Objek Sengketa Kasus Buy Back Guarantee BSD City, Penggugat Minta Keadilan
Sebelumnya Kepala Humas PT Kerata Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, Eva Charunisa mengatakan memang telah keluar surat edaran terkait perjalan KA dari Stasiun Senen dan Stasiun Gambir.
Pihaknya pun masih menunggu terkait aturan SE Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Saat ini kita masih menyesuaikan dengan Surat Edaran Kemenhub Nomor 27 Tahun 2021. Nanti kita sampaikan kembali jika ada hal hal yang perlu kita sosialisasikan terkait pola operasional KAI Daop 1 Jakarta,” kata Eva Charunisa, Jumat (23/4/201).
Dikatakan Eva, PT KAI Daop 1 Jakarta selalu mendukung penuh apapun yang menjadi kebijakan Pemerintah mengenai mudik lebaran.
Hingga saat ini, Eva menyebut jika tidak ada penambahan perjalanan yang dilakukan oleh PT Daop 1 Jakarta. “Jumlah perjalanan KAI pekan ini juga masih sama dengan pekan pekan yang lalu saat pandemi. Jadi dari sisi penumpang juga tidak ada lonjakan maupun peningkatan,” katanya.
Baca juga: Nirmala Dewi Sekjen PP Perbasi, Timnas Basket Indonesia Masih Butuh Satu Pemain Naturalisasi
Baca juga: Pertamina Dukung Bisnis Mitra Binaan Embroidery Agustine hingga ke Mancanegara.
Berdasarkan data dari PT Daop 1 Jakarta, hingga Jumat (23/4) di Stasiun Pasar Senen ada 4.800 pengguna jasa. Jumlah tersebut rata-rata sama dibandingkan jumlah penumpang pada pekan sebelumnya. Hanya saja jika dibandingkan dengan masa pandemi tentu ada penurunan yang cukup jauh. “Kalau dibandingkan tahun lalu bisa 80 persen,” ujarnya.
Dikatakan Eva, pihaknya masih menunggu aturan detail dari Kemenhub mengenai apakah pada pelarangan mudik lebaran 6 Mei sampai 17 Mei mendatang, operasional KAI Daop 1 Jakarta akan dihentikan secara total atau adanya kereta luar biasa yang akan di berangkatkan.
“Kita masih akan lihat bagaimana nanti aturannya operasional seperti apa. Kita akan mengacu pada surat edaran dari Kementerian Perhubungan. Jika ada perubahan tentu akan kami kan sampaikan kembali,” ucapnya.
Tribunnews/Jeprima
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kai-diwajibkan-membatalkan-jadwal-keberangkatan-kereta-pada-masa-larangan-mudik.jpg)