Breaking News:

Pertamina Dukung Bisnis Mitra Binaan 'Embroidery Agustine' hingga ke Mancanegara.

Agustine Siseliwati adalah pemilik usaha Embroidery dari kota Bogor, yang memulai karir usahanya sejak pensiun dini akibat dampak krisis moneter 1998

Dok. Humas Pertamina MOR III
Agustine Siseliwati, pemilik usaha Embroidery dari kota Bogor, yang memulai karir usahanya sejak pensiun dini akibat dampak krisis moneter di tahun 1998. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Embroidery (Bordir atau Sulaman) adalah metode dekorasi sebuah kain dimana designnya dijahit bersama benang berwarna atau benang rajutan. Biasanya keindahannya dititik beratkan pada keindahan warna dari benang tersebut.

Awal seni menyulam ini dilakukan dengan tangan dan dibuat untuk menghias pakaian-pakaian bangsawan atau kaum ningrat, lho.. Namun, makin berkembangnya zaman, kini produk embroidery bisa dibuat untuk apapun, salah satunya patch atau hiasan dinding.

Agustine Siseliwati adalah pemilik usaha Embroidery dari kota Bogor, yang memulai karir  usahanya sejak pensiun dini akibat dampak krisis moneter di tahun 1998.

Dengan belajar fashion design di Rumah Mode salah satu perancang ternama selama 1 tahun dia mulai membuka Boutique dirumah sendiri, dengan dibantu oleh 2 orang anak tuna rungu untuk menjahit busana yang pada saat itu customernya masih dari lingkungan/tetangga sekitar.

"Agustine Embroidery" akhirnya berdiri pada tahun 2001,  dengan jumlah tenaga kerja 11 orang, menciptakan jenis usaha baru dan pemanfaatan potensi, serta peluang kerja bagi sumber daya manusia dilingkungan setempat. "Kami menyediakan produk hasil kerajinan tangan dengan teknik bordir menggunakan mesin bordir manual dengan tetap memadukan desain minimalis modern dan etnik Indonesia,” ungkap Agustine dalam pernyataan resminya, Jumat (23/4/2021).

Sejumlah produk dari Agustine Embroidery.
Sejumlah produk dari Agustine Embroidery. (Dok. Humas Pertamina MOR III)

Karena masih menggunakan mesin manual, kendala yang dihadapi Agustine adalah tidak bisa memenuhi pesanan dengan cepat. Untuk itu dia harus bersinergi dengan pelaku usaha sejenis.

Pada Tahun 2009, Agustine Embroidery bergabung menjadi Mitra Binaan PT Pertamina (Persero). Berkat bimbingan dan arahan dari Pertamina di situlah kemudian usahanya terus bekembang.

Produk yang dihasilkan tidak hanya fashion saja, tetapi membuat juga produk-produk house hold seperti table cloth, table runner, cushion, coaster, curtain, lampu hias, plasmate dan lain lain. Sejak bergabung menjadi Mitra Binaan Pertamina, omzet yang dihasilkan mengalami kenaikan lebih 50 persen.

Selain bimbingan dan arahan, Pertamina banyak memberikan kesempatan-kesempatan kepada Agustine untuk mengikuti pameran-pameran, baik didalam negeri maupun diluar negeri.

Beberapa pameran dalam negeri yang pernah diikuti antara lain : Trade Expo Indonesia, Inacraft, Indo Craft, International Furniture & Craft Fair, Asean Women Cooperative & Sme's Expo, Asian Games Palembang, dan Kriya Nusa.

Halaman
123
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved