Breaking News:

Ganggu Pengguna Jalan dan Kekhusukan Ramadan Polisi Sita SIM-STNK Para Pemilik Motor Knalpot Bising

Operasi terhadap pelanggar, terutama pengguna sepeda motor yang tidak mematuhi aturan berkendara akan semakin sering dilakukan.

Ganggu Pengguna Jalan dan Kekhusukan Ramadan Polisi Sita SIM-STNK Para Pemilik Motor Knalpot Bising
Warta Kota/Rangga Baskoro
Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota melakukan penindakan kepada enam pengendara motor yang menggunakan knalpot bising. Pasalnya, terdapat ketentuan yang melarang pengendara sepeda motor untuk mengganti knalpot standar pabrik menjadi knalpot bising.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Sebanyak enam pengendara motor yang menggunakan knalpot bising dijatuhi sanksi tilang oleh polisi Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota.

"Unit lalu lintas Polsek Bekasi Utara memberikan surat tilang kepada enam pemilik sepeda motor yang kedapatan melanggar aturan saat terjaring operasi di Teluk Buyung Jalan Perjuangan Bekasi Utara," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing saat dikonfirmasi, Rabu (28/4/2021).

Pasalnya, kata Ernal, terdapat ketentuan yang melarang pengendara sepeda motor untuk mengganti knalpot standar pabrik menjadi knalpot bising.

"Petugas telah melakukan tilang terhadap pengguna sepeda motor yang tidak memakai knalpot standar sehingga itu mengganggu pengguna jalan lain," ungkapnya.

Operasi terhadap pelanggar, terutama pengguna sepeda motor yang tidak mematuhi aturan berkendara akan semakin sering dilakukan.

Terutama di bulan suci Ramadan agar umat muslim menjalankan ibadahnya dengan khusuk tanpa perlu terganggu dengan suara knalpot bising ketika menjalankan ibadah.

Baca juga: Bikin Kaget dan Telinga Sakit, Jadi Alasan Satlantas Polres Bekasi Gencar Razia Motor Knalpot Bising

Baca juga: Motor Knalpot Bising Ditilang di Bekasi, Pengendaranya Langsung Dikenakan Denda Tilang Rp 250 Ribu

Dalam Operasi tersebut, petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga ikut terlibat.

Operasi knalpot bising sendiri dilakukan secara serentak dalam beberapa hari terakhir dan menjairng puluhan pengendara yang melanggar.

"Pelanggar yang mendapatkan tilang ditahan SIM atau STNK sebagai barang buktinya," pungkas Erna.

Baca juga: Dipertemukan Polisi Gara-gara Senggolan Pengendara Ojol dan Pengemudi Xenia Akhirnya Berdamai

Baca juga: Empat Hal Ini Jadi Alasan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mendukung Segera Digelarnya PTM di Sekolah

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved