Virus Corona
VIDEO Kremasi Massal Imbas Tsunami COVID-19 di India
Wabah Covid-19 di India mengganas, sejak sepekan terakhir rata-rata korban meninggal dunia mencapai 304 jiwa per hari.
"Saya khawatir kita akan segera kehabisan lahan," kata Mohammad Shameem.
Sementara, di 'pusat peperangan' alias rumah sakit, situasi yang ada tidak kalah mengerikannya.
Keadaan penuh memaksa orang-orang yang terkena Covid-19 seperti putus asa mengantre agar bertemu dokter.
Mereka menunggu di luar rumah sakit hingga di jalanan.
Sementara, pejabat kesehatan setempat berjuang untuk memperluas unit perawatan kritis dan menimbun persediaan oksigen yang semakin menipis.
Rumah sakit dan pasien sama-sama berjuang untuk mendapatkan peralatan medis langka yang dijual di pasar gelap.
Mirisnya, situasi ini bertolak belakang dengan klaim pemerintah yang menyebut tidak ada seorang pun di negara ini yang kekurangan oksigen.
Pernyataan itu disampaikan oleh Jaksa Agung India, Tushar Mehta di hadapan Pengadilan Tinggi Delhi pada Sabtu lalu.
Padahal, kondisi ini merupakan kegagalan besar bagi negara yang perdana menterinya pada bulan Januari telah menyatakan kemenangan atas Covid-19.
Bahkan, Narendra Modi juga sempat membanggakan diri dengan menyebut India sebagai "apotek dunia" karena menjadi produsen vaksin global dan contoh bagi negara berkembang lainnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kondisi Terkini Covid-19 di India, Dianggap Seperti Serangan Monster hingga Krematorium Kewalahan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Covid-19 di India Mengganas, Krematorium Kehabisan Tempat Bakar Jenazah",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wabah-covid-19-di-india-mengganas-1.jpg)