Selasa, 28 April 2026

Pencemaran Lingkungan

Limbah B3 Ancam Ekosistem Terumbu Karang dan Taman Nemo di Pulau Untung Jawa

Limbah B3 jenis oil spill mencemari objek wisata Pulau Untung Jawa, sejak Minggu (25/4/2021).

Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Proses pengangkutan limbah Oil spill mencemari Pulau Untung Jawa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Limbah B3 jenis oil spill mencemari objek wisata Pulau Untung Jawa, sejak Minggu (25/4/2021).

Selain merugikan masyarakat, adanya limbah berbahaya ini sekaligus mengancam ekosistem terumbu karang dan taman nemu yang ada di Pulau Untung Jawa.

Syaefudin, pengelola taman nemo mengatakan oil spill yang menggumpal membuat air menjadi berminyak setelah terkena sinar matahari, selain itu, limbah tersebut juga mengeluarkan bau tak sedap.

Video: Obyek Wisata Pulau Untung Jawa Tercemar Limbah B3 Jenis Oil Spill

"Bahaya lainnya, kalau oil spill ini mengenai sampah dan jatuh ke terumbu karang atau taman nemo ini akan mengganggu ekosistem dibawahnya. Tak hanya itu, saya juga tidak enakan kepada pengunjung seperti kemarin. Mereka snorkeling, tiba-tiba pas muncul ke permukaan pakaian mereka sudah diselimuti oil spill. Mereka pasti tidak puas dan kecewa," ujarnya kepada Warta Kota, Selasa (27/4/2021).

Syaefudin lantas meminta agar pemerintah lekas turun tangan mengatasi pencemaran limbah B3 yang menimpa wilayah mereka.

Pasalnya, Pulau Untung Jawa tak hanya sebagai pulau pemukiman, melainkan pulau pariwisata juga.

Baca juga: UPDATE Prakiraan Cuaca Selasa 27 April 2021: Cerah Berawan Hiasi Langit Jakarta pada Siang Hari

Baca juga: Antisipasi Travel Gelap, Terminal Lebak Bulus Akan Tutup Total 6-17 Mei 2021

"Dominannya kan ini lokasi wisata ya. Jangan sampai masalah limbah ini berlarut-larut hingga lebaran nanti. Kami hanya mengandalkan masa lebaran untuk meraup rejeki. Kalau berlarut-larut pasti akan merugikan sekali," tambahnya.

Proses pengangkutan limbah Oil spill mencemari Pulau Untung Jawa. 
Gumpalan oil spill memasuki taman nemo.  (Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang)

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Supriyadi belum bisa berkomentar banyak soal asal limbah yang mencemari wilayahnya.

Saat ditanya oleh Warta Kota, Supriyadi hanya menjelaskan Bupati Karawang telah menjelaskan ada kebocoran sumur minyak yang terjadi di Karawang, dan akhirnya limbahnya mengalir ke Pulau Seribu. 

Syaefudin, pengelola Taman Nemo
Syaefudin, pengelola Taman Nemo (Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang)

Baca juga: BAGI yang Belum Paham, Ini Tips Hindari Tag Video Porno dari Orang Tak Dikenal di Facebook

Sementara itu, dari pantauan langsung di lapangan, oil spill terdampar dan menempel pada celah-celah batu pesisir pantai, dan membuat warna batu maupun sampah menjadi hitam. (m21)

Caption: gambar 1. Syaefudin, pengelola taman nemo
Gambar 2. Gumpalan oil spill memasuki taman nemo
Gambar 3. Proses pengangkutan limbah Oil spill mencemari Pulau Untung Jawa.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved