Jumat, 8 Mei 2026

Kecelakaan Alutsista

Terjun Langsung Bantu Cari Kapal Selam KRI Nanggala 402, Ini Kehebatan Pesawat Poseidon P8 Amerika

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Achmad Riad mengatakan pesawat canggih Poseidon P8 yang dikenal sebagai pemburu kapal selam.

Tayang:
Editor: Mohamad Yusuf
www.airspace-review.com
Pesawat P8-Poseidon milik Angkatan Udara Amerika Serikat yang mempunyai kemampuan mendeteksi kapal selam, akan membantu pencarian KRI Nanggala-402 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Proses pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Utara Bali dibantu oleh Amerika Serikat (AS).

Bantuan Amerika Serikat (AS) tiba di Bali pada Jumat (23/4/2021) malam dengan menurunkan pesawat Poseidon P8 untuk membantu misi pencarian Kapal selam KRI Nanggala 402.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Achmad Riad mengatakan pesawat canggih Poseidon P8 yang dikenal sebagai pemburu kapal selam.

Baca juga: Kecolongan Derek Liar Masuk Jalan Tol dan Lakukan Pemerasan ke Pengendara, Ini Tanggapan Jasa Marga

Baca juga: Digerebek Warga saat Datangi Rumah Staf Wanitanya Tengah Malam, Pak Kades Ini Ngumpet di Plafon

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Digelar Pekan Ini, Nama Ahok Mencuat Duduki Posisi Menteri Investasi?

Tipe pesawat P8 Poseidon milik AS, kata Riad, akan turut membantu proses pencarian Kapal selam KRI Nanggala 402 dan personelnya pun sudah sampai di Bali.

"Tim dari Poseidon yang nanti akan sebagai operator ataupun membantu P-8 Poseidon Amerika dari US Airforce yang mudah-mudahan bisa datang malam atau dini hari nanti, akan membantu proses pencarian, timnya sudah datang di sini tadi untuk berkoordinasi," kata Riad saat konferensi pers, Jumat (23/4/2021).

Terkait dengan perizinan, kata Riad, P-8 Poseidon sudah mendapat izin masuk ke Indonesia.

"Kemudian terkait clearence semuanya sudah clear. Ini sudah kita terima semua, untuk Amerika Poseidon sudah clear," kata Riad.

Keunggulan pesawat P-8 Posiedon

Dilansir dari Kompas.com, Marinir AS memang sering menggunakan pesawat P-8 untuk melakukan patroli di sekitar laut Filipina maupun perairan laut China Selatan.

Kantor Urusan Publik Angkatan Laut AS mengklaim pesawat P-8 secara rutin di Laut Filipina dan telah melakukannya selama bertahun-tahun.

Pesawat P-8 merupakan pesawat patroli buatan Boeing.

Melansir situs resmi Boeing, disebutkan Boeing P-8 merupakan pesawat patroli maritim multi-misi, unggul dalam perang anti-kapal selam, perang anti-permukaan, intelijen, pengintaian dan pengintaian dan pencarian serta penyelamatan.

P-8 dapat terbang lebih tinggi hingga 41.000 kaki dan mencapai kecepatan 490 knot.

Pesawat ini dibekali dengan dua mesin CFM56-7 yang masing-masing menghasilkan daya dorong 27.000 lbf.

Panjang dari pesawat P-8 ini yakni 129,5 kaki atau sekitar 39,47 meter. Dengan rentang sayap yang memiliki panjang 123,6 kaki atau sekitar 37,64 meter.

Kemudian, tinggi dari pesawat ini tercatat 42,1 kaki atau sama dengan 12,83 meter.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved