Breaking News:

Virus Corona

Perjalanan Dinas, Kunjungan Duka dan Keluarga Sakit, Serta Persalinan Bebas Aturan Pengetatan Mudik

Airlangga menjelaskan, ada pengetatan syarat ketentuan dokumen kesehatan, baik tes PCR maupun hasil Genose.

Biro Pers Setpres/Kris
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kegiatan perjalanan dinas hingga persalinan masih boleh dilakukan, jika tujuannya ke luar daerah masing-masing. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, kebijakan pengetatan mudik tidak berlaku untuk beberapa kegiatan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kegiatan perjalanan dinas hingga persalinan masih boleh dilakukan, jika tujuannya ke luar daerah masing-masing.

"Kita perlu perhatikan adalah terkait pengaturan mudik, ini pengetatan mudik tentu untuk perjalanan dalam negeri."

Baca juga: Arief Poyuono Desak KPK Dibubarkan, Katanya Sudah Jadi Sarang Ular Anaconda

"Sementara untuk kategori yang dikecualikan adalah terkait dengan perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, dan kepentingan persalinan," ujarnya dalam Media Gathering Perkembangan Ekonomi Terkini dan Kebijakan PC-PEN, Jumat (23/4/2021).

Airlangga menjelaskan, ada pengetatan syarat ketentuan dokumen kesehatan, baik tes PCR maupun hasil Genose.

"Ini selanjutnya kita berlakukan 18 Mei sampai 24 Mei adalah tes PCR 1 kali 24 jam, dan hasil negatif Genose sebelum keberangkatan," katanya.

Baca juga: Ternyata Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin yang Minta AKP SRP Bantu Urus Kasus Wali Kota Tanjungbalai

Dia menambahkan, jika melihat secara keseluruhan, sebetulnya kasus aktif Covid-19 di Indonesia masih menurun dibandingkan dengan global.

"Tingkat kesembuhan global 85 persen, Indonesia 91 persen."

"Sementara, kasus aktif di kita 6,62 persen, global adalah 12,75 persen," beber Airlangga.

Mulai 22 April 2021 Pelaku Perjalanan Wajib Tunjukan PCR/Swab Antigen 1×24 Jam

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved