Breaking News:

Penumpang Sepi Imbas Larangan Mudik, Para PO Bus di Terminal Bayangan Cimanggis Menjerit

"Tanggal 5 (Mei 2021) sama semua PO Bus di sini. Nanti tanggal 18 (Mei 2021) mulai lagi. Jadi tanggal 5 terakhir semua penjualan dan perjalanan semua

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta Kota/Rizki Amana
Bus-bus AKAP mangkal di Terminal Bayangan Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (22/4/2021), dampak dari larangan mudik Lebaran dari Pemerintah. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT --- Penumpang yang ingin mudik menggunakan moda transportasi bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Bayangan Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, tahun ini sepi.

Keadaan itu terjadi menyusul adanya pelarangan mudik Hari Raya Idul Fitri yang diberlakukan pemerintah.

Erwin (45) agen penjual tiket Perusahaan Otobus (PO) Blue Star, mengatakan dengan adanya larangan mudik tersebut, otomatis penjualan tiket dan perjalanan bus pun terhenti.

Menurutnya langkah tersebut terpaksa dilakukan mengingat sepinya penumpang akibat larangan mudik.

"Kita dikirimi edaran dari kantor untuk berhenti (operasional-red) tanggal 5 (Mei 2021) terakhir penjualan tiket dan perjalanan," katanya saat ditemui di Terminal Bayangan Cimanggis, Ciputat, Kota Tangsel, Kamis (22/4/2021).

Hal yang sama juga dilakukan pihak PO Murni Jaya.

Dadang (47) agen penjual tiket agen PO Murni Jaya mengatakan pemberhentian operasional dilakukan karena penjualan tiket yang tak laku.

"Tanggal 5 (Mei 2021) sama semua PO Bus di sini. Nanti tanggal 18 (Mei 2021) mulai lagi. Jadi tanggal 5 terakhir semua penjualan dan perjalanan semua terakhir," katanya dikesempatan yang sama.

Ia pun berharap agar Pemerintah Indonesia dapat memikirkan nasib para awak bus yang terkatung-katung di tengah situasi dan kondisi pandemi covid-19.

"Kami berharap normal kaya dulu saja, kita percaya ada penyakit tapi harapannya normal-normla saja. Kalau kerja kaya kita kan hari ini enggak ada perjalanan enggak makan begitu, karena kita enggak punya gaji," pungkasnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Disdik Kota Tangsel Batasi Waktu Belajar di Sekolah Paling Lama 4 Jam

Baca juga: Para Lansia dari Luar Kota Depok Bisa Suntik Vaksin di RSUI, Ini Cara Daftar dan Persyaratannya

Baca juga: Selain Mewanti-wanti Soal Covid Pilkades di 77 Desa Diharapkan Tak Menimbulkan Konflik Antar Pemilih

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved