Breaking News:

Viral Medsos

Emak-emak yang Nekat Masuk ke Jalan Tol Angke 1 Terancam 14 Hari Penjara atau Denda Rp3 Juta

Pihak kepolisian menyebut emak-emak terobos jalan tol itu terancam hukuman 14 hari penjara atau denda Rp3 juta.

Instagram @matamatakota
Video seorang emak-emak naik motor masuk Gerbang Tol (GT) Angke 1 Jalan Tol Dalam Kota arah Bandara Soekarno-Hatta, pada Selasa (20/4/2021) viral di media sosial. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Emak-emak yang nekat menerobos masuk ke Jalan Tol Dalam Kota lewat Gerbang Tol (GT) Angke 1 arah Bandara Soekarno-Hatta, pada Selasa (20/4/2021) terancam hukuman.

Pihak kepolisian menyebut emak-emak terobos jalan tol itu terancam hukuman 14 hari penjara atau denda Rp3 juta.

Saat ini pihak kepolisian pun masih menelusuri identitas emak-emak yang menerobos ke jalan tol tersebut.

Terkait penindakan, Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya AKP Bambang Krisnady menjelaskan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1.

Bahwa Jalan tol hanya diperuntukan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

Dan atas pelanggaran tersebut, berdasarkan Undang-undang (UU) nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan, pasal 63 ayat 6.

Dijelaskan bahwa setiap orang selain pengguna jalan tol dan petugas jalan tol yang dengan sengaja memasuki jalan tol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 14 (empat belas) hari atau denda paling banyak Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah).

Selain itu, berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 287 ayat 1.

Menjelaskan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka Jalan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500.000.

“Pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara motor tersebut adalah memasuki jalan tol dengan sengaja dan melanggar rambu-rambu yang ada, maka berdasarkan UU nomor 38 tahun 2004 akan dikenakan sanksi pidana berupa pidana kurungan selama 14 hari dan denda paling banyak 3 juta, sementara berdasarkan UU nomor 22 tahun 2009 dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 ”, tegas AKP Bambang Krisnady.

Baca juga: Meski Bulan Ramadan, Wanita di Malang Ini Nekat Tetap jadi PSK, Alasannya Demi Hidupi 5 Anaknya

Baca juga: Hasil Survei Ini Sebut Tak Berlebihan jika Nadiem Makarim Di-Reshuffle, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Ali Ngabalin Bocorkan Pekan Ini Ada Reshuffle, Yasonna Laoly Dianggap Layak Diganti Menurut Survei

Halaman
123
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved