Breaking News:

Sebanyak 1,5 juta Warga Jawa Timur Menjadi Sasaran Pengembangan Literasi Digital Hingga 2024 

Upaya ini menjadi rujukan pengembangan kompetensi digital SDM Indonesia, baik melalui sektor pendidikan formal, informal, maupun nonformal

ist
Menkominfo Johnny G Plate bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Nicholas Saputra; Yosi Mokalu; Cak Percil; Frida Kusumastuti; dan Dirjen Aptika, Semuel Pangerapan dalam peluncuran 4 (empat) modul literasi digital : (1) Budaya Bermedia Digital; (2) Aman Bermedia Digital; (3) Etis Bermedia Digital; dan (4) Cakap Bermedia Digital. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Sebanyak 1,5 juta warga Jawa Timur ditargetkan menjadi sasaran pengembangan lteriterasi digital hingga tahun 2024 melalui serangkaian kegiatan digital yang dilengkapi dengan Panduan Kurikulum dan Seri Modul Literasi Digital.

Upaya ini menjadi rujukan pengembangan kompetensi digital SDM Indonesia, baik melalui sektor pendidikan formal, informal, maupun nonformal.

“Provinsi Jawa Timur sengaja dipilih mengingat target peserta literasi digital di provinsi ini merupakan salah satu yang terbesar, dimana 1,5 juta orang akan terliterasi digital melalui lebih dari 2.500 kegiatan di 38 kota/kabupaten pada tahun 2021 dan akan berlanjut setidaknya sampai tahun 2024 nanti,” ujar Johnny G Plate.

Baca juga: Menkominfo Johnny G Plate: Uji Coba Teknologi Seluler 5G Sudah Dilakukan 12 Kali

Baca juga: Sandiaga Uno dan Johnny G Plate Sebut Era Internet Cepat Kunci Peluang Ekonomi Kreatif

Panduan Kurikulum dan Seri Modul Literasi Digital tersebut bertujuan untuk menjadi rujukan pengembangan kompetensi digital SDM Indonesia, baik melalui sektor pendidikan formal, informal, maupun nonformal. Keempat modul ini melengkapi lebih dari 100 buku panduan literasi digital yang telah diterbitkan sebelumnya dan telah diunduh lebih dari setengah juta kali di website literasidigital.id,.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berharap seluruh proses ini akan bisa menyemai percepatan dan akselerasi yang bisa memberikan signifikansi dari suatu proses yang dilakukan.

“Sebenarnya, desa-desa di Jawa Timur ini rata-rata sudah 4G sejak 2 tahun yang lalu dan sekarang ini mungkin boleh kami mendapatkan penguatan pada digital etik. Jadi pada dasarnya mungkin kita perlu melakukan telaah bersama bagaimana mungkin, sinkronisasi di antara civil society, bertemu kemudian mereka melakukan sinkronisasi bagaimana digital etik itu bisa menjadi referensi kita semua”, tutur Khofifah, Gubernur Jawa Timur.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pakar, praktisi hingga penggiat literasi digital seperti Diena Haryana (Yayasan Sejiwa), Indriatno Bayumurti (ICT Watch)i, Amykamila (Media Network), Romzi Ahmad (AIS), Said Hasibuan (Sekjen RTIK Indonesia), Rifky Indrawan (Ketua Relawan TIK Lampung), Savero Dwipayana (KCPEN),

Marthunis (Sukma Bangsa Pidie), Alhudri (Dinas Pendidikan Aceh), Ramadhan (Guru Penggerak Kemendikbud), Hamid Sarong (Forum Kerukunan Umat Beragama Aceh), Septiaji Eko (Mafindo), Donny BU (Kominfo), Ambar Sari Dewi (UIN Sunan Kalijaga), Aminullah (Kim Mojo Surabaya), Fitria Widiyani (Universitas Bhayangkara), Devie Rahmawati (Kominfo).

Baca juga: Berkolaborasi dengan Kemenkominfo, GoJek Dorong Peningkatan Literasi Digital via Edukasi

Baca juga: Gerakan Nasional Literasi Digital Kolaborasi Sebarkan Konten Positif di Internet

Kurikulum dan modul disusun berdasarkan pada 4 (empat) pilar literasi digital yang utama, yaitu digital culture, digital safety, digital ethics, dan digital skills. Modul ini merupakan manifestasi kolaborasi dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, Jaringan Penggiat Literasi Digital (Japelidi) dan Kemkominfo.

Menkominfo Johnny G Plate bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Nicholas Saputra; Yosi Mokalu; Cak Percil; Frida Kusumastuti; dan Dirjen Aptika, Semuel Pangerapan dalam peluncuran 4 (empat) modul literasi digital : (1) Budaya Bermedia Digital; (2) Aman Bermedia Digital; (3) Etis Bermedia Digital; dan (4) Cakap Bermedia Digital.

Penulis: M Nur Ichsan Arief
Editor: Alex Suban
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved