Teknologi Digital

Berkolaborasi dengan Kemenkominfo, GoJek Dorong Peningkatan Literasi Digital via Edukasi

“Pengguna internet kita sangat tinggi mencapai lebih dari 170 juta pengguna. Namun tingkat literasi digital masyarakat kita masih tergolong rendah..."

Berkolaborasi dengan Kemenkominfo, GoJek Dorong Peningkatan Literasi Digital via Edukasi
Dok. GoJek
Adjunct Researcher Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada Adityo Hidayat, Co-CEO Gojek Kevin Aluwi, Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo RI Slamet Santoso dan Ketua Umum SiBerkreasi Hermann Josis Mokalu berfoto bersama dalam acara konferensi pers tentang Keamanan Transaksi Digital di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2020). 

“Memanfaatkan machine learning, Gojek SHIELD mampu mencegah dan menindak setiap perilaku mencurigakan yang terjadi pada platform Gojek...”

"Dalam waktu dekat, Gojek juga akan meluncurkan program Jaminan Saldo GoPay Kembali untuk melindungi pengguna dari transaksi yang tidak sah...”

GOJEK berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) serta pemangku kepentingan lainnya untuk berkomitmen meningkatkan literasi digital bagi masyarakat, melalui edukasi sepanjang tahun 2020.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi  mengatakan rasa aman dalam memanfaatkan ekosistem Gojek merupakan prioritas utama perusahaan karya anak bangsa itu, sehingga investasi akan terus dialokasikan guna senantiasa menjaga keamanan dan keselamatan pelanggan maupun mitra.

Buka Rakornas Bidang Perpustakaan tahun 2020, Mendagri Dukung Penuh Peningkatan Literasi Masyarakat

Gandeng Najwa Shihab Jadi Duta Baca Kelima Kalinya, Perpusnas Terus Ajak Anak Muda Cinta Literasi

HokBen Menggandeng Gramedia Dalam Program CSR Literasi yang Diadalah di Sejumlah 35 Lokasi TBM

“Bagi Gojek, keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama dan merupakan tanggung jawab bersama.  Kami telah dan akan terus berinvestasi pada pengembangan teknologi, serta berbagai program proteksi, baik bagi konsumen maupun mitra," kata Kevin dalam acara konferensi pers di Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (28/2/2020).

"Setara dengan dua fokus di atas, kami juga berinvestasi pada edukasi agar pelanggan dan mitra kami bisa mendapatkan manfaat paling optimal dari teknologi digital dan tidak dirugikan,” imbuhnya.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi sedang menjelaskan tentang langkah Gojek meningkatkan literasi digital konsumen di Indonesia dalam acara konferensi pers tentang Keamanan Transaksi Digital di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2020).
Co-CEO Gojek Kevin Aluwi sedang menjelaskan tentang langkah Gojek meningkatkan literasi digital konsumen di Indonesia dalam acara konferensi pers tentang Keamanan Transaksi Digital di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2020). (Dok. GoJek)

Tingkat literasi digital rendah

Samuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kemkominfo RI mengatakan, kondisi di Indonesia sangat unik karena penggunaan internet sangat tinggi namun tidak diimbangin dengan literasi digital.

“Pengguna internet kita sangat tinggi mencapai lebih dari 170 juta pengguna. Namun tingkat literasi digital masyarakat kita masih tergolong rendah," tuturnya.

"Agar tak kehilangan momentum kita harus bekerja keras bersama-sama meningkatkan literasi digital masyarakat. Hal ini menjadi prioritas kami di Kominfo,” tandas Samuel.

Prioritas Kemkominfo RI dalam meningkatkan literasi digital, dilakukan seiring dengan akan terbitnya Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi sebagai payung hukum yang mengatur standar perlindungan data pribadi masyarakat.

Halaman
123
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved