Breaking News:

Kriminalitas

Miris, Bocah SMP yang Disetubuhi Anak Anggota Dewan Juga Disekap dan Dijual Seharga Rp 400.000

Miris, Bocah SMP yang Disetubuhi Anak Anggota Dewan Juga Disekap dan Dijual Seharga Rp 400.000 di Aplikasi MiChat. Berikut Pengakuannya

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Komisioner KPAD Kota Bekasi Novrian saat menyambangi kos yang jadi lokasi disekapnya PU oleh AT, Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Senin (19/4/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi menyambangi rumah kos yang disebut sebagai lokasi pemerkosaan anak perempuan bernisial PU (15) oleh terduga pelaku AT (21), anak anggota DPRD Kota Bekasi.

Komisioner KPAD Kota Bekasi Novrian menjelaskan menemukan fakta baru bahwa korban yang masih duduk di bangku kelas IX SMP juga dijual oleh AT untuk melayani nafsu laki-laki hidung belang.

"Juga kita menemukan temuan baru, hasil wawancara kita sama korban, ternyata si anak merupakan korban dari traficking, selama beberapa lama anak di sekap di dalam kos-kosan dan dia dijual oleh pelaku," kata Novrian di kawasan Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Senin (19/4/2021).

Pelaku disekap di lantai dua kamar kos yang disewa oleh terduga pelaku selama sebulan, terhitung mulai dari Februari-Maret 2021.

Gadis malang tersebut kemudian dijual oleh pacarnya sendiri di aplikasi MiChat yang dikendalikan oleh AT.

"Lewat aplikasi tadi, pengakuan korban pakai MiChat ya. Itu si anak tidak mengoperasika, tapi yang memegang akunnya adalah pelaku, si anak hanya di dalam kamar disuruh melayani orang saja," ucapnya.

Baca juga: PT Agung Intiland Diduga Bermasalah, Pemerintah Kabupaten Tangerang Diminta Tegas Cabut Izin Lokasi

Dalam sehari, rata-rata PU dipaksa untuk melayani 4-5 orang laki-laki hidung belang. AT tak segan-segan melakukan kekerasan fisik apabila PU menolak.

AT menarik bayaran kepada pemesan rata-rata sebesar Rp 400.000.

Bahkan setelah melayani nafsu birahi orang lain, tak seperse pun PU diberikan uang olehnya.

Baca juga: Berulang Kali Mangkir, Kuasa Hukum Minta JPU Panggil Paksa Dirut PT Indotruck Utama, Bambang Prijono

"Aplikasi MiChat yang pegang si pelaku, dia yang operasikan termasuk negosiasi. Pengakuannya Rp400 ribu. Uangnya dipegang si pelaku. Dia satu bulan di sini disekap. Enggak boleh kemana-mana," ujar Novrian.

Sebelumnya, Sebelumnya, LF orang tua PU melaporkan AT ke polisi atas dugaan persetubuhan di bawah umur yang dilakukan kepada anaknya yang masih duduk di bangku kelas IX SMP.

PU diketahui berpacaran dengan AT selama 9 bulan.

Selama menjalani hubungan, PU mengaku sering dipukul dan disetubuhi oleh AT yang diduga merupakan anak seorang anggota DRPD Kota Bekasi. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved