Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Buka Warung Siang Hari di Serang Terancam Penjara dan Denda, Ade Armando: Indikasi Keterbelakangan

Walikota Serang Syafrudin menyebut kebijakan itu adalah hasil kesepakatan bersama dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Serang.

Ricky Martin Wijaya
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Ade Armando 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kebijakan Pemerintah Kota Serang yang mengancam denda hingga pidana bagi warung yang buka pada siang hari selama ramadan, mendapat sejumlah kritikan.

Salah satunya dari dosen Universitas Indonesia, Ade Armando.

Ade bahkan menyebut, kebijakan tersebut sebagai 'keterbelakangan'

"Di Serang, warga yang ketahuan buka warung siang hari saat puasa didenda Rp 50 juta. Indikasi keterbelakangan," tulis Ade Armando di akun Twitternya pada Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Utang Bengkak, Sri Mulyani Minta Arahan IMF, Rizal Ramli: Dasar SPG Bank Dunia, Ekonomi Makin Hancur

Sebelumnya, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, penutupan rumah makan dan sejenisnya pada siang hari selama bulan Ramadan adalah hasil kesepakatan bersama dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Serang.

Menurut Syafrudin, penutupan rumah makan dilakukan untuk menghargai umat Islam menjalankan ibadah puasa.

"Itu (aturan) sudah kesepakatan bersama Forkopimda , MUI, Kemenag. Memang kami menyadari di Kota Serang (masyarakatnya) bukan muslim saja, ada agama lain. Tapi itu tidak bisa tawar lagi," kata Syafrudin kepada wartawan, Jumat (16/4/2021) disadur dari Kompas.com.

Kalau pun ada masyarakat tak setuju, seperti non muslim atau wanita hamil dengan edaran yang dikeluarkan oleh Pemkot Serang, Syafrudin meminta untuk menghormatinya.

"Iya kan bisa saja makan di rumah, dan intinya saling menghargai, terutama orang yang puasa," ujar Syafrudin.

Baca juga: Selain Didukung Jadi Ketum PDI Perjuangan, Budi Gunawan Akan Didorong Maju sebagai Capres di 2024

 Terkait sanksi bagi pengelola restoran, rumah makan, kafe yang nekat beroperasi, Syafrudin  mengakui sudah ada aturannya di Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 2 tahun 2010.

Halaman
123
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved