Breaking News:

Investasi

Investasi Bodong Seperti Mainan 'Whack A Mole', Sudah Dipukul Nanti Muncul Lagi

Langkah Satgas Waspada Investasi dinilainya sudah benar dalam melakukan penindakan, hanya saja investasi bodong sulit diberantas habis sampai nol.

thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Peneliti senior sekaligus ekonom Poltak Hotradero menyatakan, skema investasi tidak berizin atau bodong ini seperti mainan "Whack A Mole". 

Mainan ini diketahui jika dipukul di satu titik, nanti muncul lagi di tempat lainnya, persis seperti perusahaan investasi bodong. 

"Selalu akan muncul di berbagai tempat dan waktu. Paling terpenting adalah pendidikan masyarakat karena hanya dari masyarakat terdidik pula diperoleh kesadaran risiko yang mungkin terjadi," ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (16/4/2021). 

Baca juga: Yuyun Sukawati Ketakutan Lihat Fajar Umbara Menggunakan Baju Tahanan

Baca juga: IHSG Diperkirakan Berbalik Arah Menguat, Cermati Saham-saham Ini

Di sisi lain, langkah Satgas Waspada Investasi dinilainya sudah benar dalam melakukan penindakan, hanya saja investasi bodong sulit diberantas habis sampai nol.

"Penindakan juga penting, tetapi sifatnya lebih sekunder dan tersier," kata Poltak. 

Sementara dihubungi terpisah, Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan, paradigma investasi itu adalah menunda konsumsi saat ini untuk keuntungan di masa depan. 

Baca juga: Analis Sebut Iklim Main Forex di Indonesia Belum Kondusif, Beda dengan di Luar Negeri

Baca juga: Beda dengan Saham, Main Forex Dinilai Lebih Berisiko, Begini Penjelasannya

Lalu, cara melakukan investasi dengan tiga tujuan yaitu terhindar dari inflasi, mendapatkan dividen, dan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual. 

"Sejatinya dalam konsep investasi, apabila instrumen investasi memiliki imbal hasil yang tinggi akan diikuti dengan risiko yang juga tinggi, begitu sebaliknya," pungkasnya.

Yanuar Riezqi Yovanda

Penulis:
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved