Bulan Suci Ramadan

Ramadan 2021, Pedagang Takjil Musiman di Bojonggede Mulai Ramai Jualan di Pingir Jalan

Memasuki bulan Ramadan 1442 H yang dimulai pada Selasa (13/4/2021), pedagang takjil musiman di Kabupaten Bogor kembali berjualan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Sum (45), pedagang takjil di kawasan Pabuaran, Bojonggede, mengaku gembira bisa kembali berjualan takjil di bulan Ramadan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

WARTAKOTALIVE.COM, BOJONGGEDE - Memasuki bulan Ramadan 1442 H yang dimulai pada Selasa (13/4/2021), pedagang takjil musiman di Kabupaten Bogor kembali berjualan.

Tahun lalu, para pedagang takjil tidak bisa berjualan karena pandemi Covid-19 sedang tinggi-tingginya sehingga pemerintah melakukan pembatasan ketat aktivitas warga.

Meskipun pandemi masih ada tahun ini, pemerintah memberikan kelonggaran bagi aktivitas warga dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pantauan Wartakotalive.com, pedagang takjil bermunculan hampir di setiap pinggir jalan di Kabupaten Bogor.

Baca juga: VIDEO Diperbolehkan Berjualan, Pedagang Takjil Musiman Marak Terlihat di Kramat Sentiong

Sum (45), pedagang takjil di kawasan Pabuaran, Bojonggede, mengaku gembira bisa kembali berjualan takjil di bulan Ramadan.

“Alhamdulilah, senang bisa jualan lagi,” kata Sum kepada Wartakotalive.com, Kamis (15/4/2021).

Sum menyiapkan berbagai penganan yang biasa dikonsumsi warga sebagai menu berbuka puasa.

Baca juga: Hore, Pemkot Jakarta Pusat Perbolehkan Warga Dagang Takjil Berjualan Selama Ramadan Tahun Ini

Sebut saja, kolak biji salak, es buah, gorengan, kolak kacang hijau, hingga bubur sumsum.

Dia menyiapkan menu-menu ini sejak pagi pukul 10.00 WIB selama bulan Ramadhan.

Lalu sore pukul 15.00 WIB, dia mulai menggelar dagangan di pinggir Jalan Raya Pabuaran.

“Pembeli biasanya rame menjelang jam buka puasa,” papar Sum.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Penjual Kue Kering dan Takjil Manfaatkan Medsos dan Toko Online

Wanita yang biasa berjualan nasi uduk di kawasan Stasiun Depok baru ini mengaku mendapat penghasilan yang cukup selama berjualan takjil.

“Alhamdulilah, biasanya sih tahun-tahun kemarin cukup untuk persiapan Lebaran. Enggak tahun ini,” ungkapnya.

Novita (23), warga Pabuaran, mengaku sering membeli takjil yang dijual Sum.

“Biasanya langganan. Soalnya dekat rumah,” ujarnya.

Dia biasanya suka dengan kolak biji salak, es buah dan gorengan yang dibuat Sum.

“Takjilnya enak. Lumayan untuk menu buka puasa,” pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved