Pendidikan
Platform Bantu Kerja Hadir Menjawab Persoalan Dunia Magang, Jembatan Kebutuhan Industri dan Pemagang
Dinamai Bantu Kerja, virtual hub berbasis web ini merupakan akumulasi keresahan penggagasnya, Enrico Pitono dan Tari Sandjojo.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah virtual hub secara langsung mempertemukan calon pemagang dengan pemberi magang.
Itu mungkin konsep yang terkesan biasa saja.
Tapi coba tambahkan kedalamnya fitur-fitur berbentuk modul pembekalan bagi calon pemagang.
Baca juga: Bangun Desa Wisata Danau Toba, Sandiaga Uno Kirim Siswa Berprestasi Magang di Poltekpar Bali
Baca juga: Lowongan Magang untuk Mahasiswa Diploma Hingga S2 untuk 200 Posisi di BUMN, Ini Syaratnya
Sisipkan konten multimedia berisi tips dan trik sukses magang langsung dari pemberi magang sekaligus kisi-kisi proyek magang yang bisa di-bid pemagang.
Berikan pula sentuhan gamifikasi bagi tiap proyek magang yang tengah berjalan demi memicu rasa penasaran bagi calon pemagang untuk menuntaskan tiap tugas.
Rasanya, semua hal itu bisa membuat virtual hub tersebut menjadi platform yang unik, tepat guna dan lebih tepat sasaran.
Jika hal-hal tersebut dipenuhi, bisa membawa virtual hub itu menjadi solusi masalah yang selama ini terjadi terkait calon pemagang dan pemberi magang.
Virtual hub semacam itu dihadirkan PT Matata Edu Inovasi.
Dinamai Bantu Kerja, virtual hub berbasis web ini merupakan akumulasi keresahan penggagasnya, Enrico Pitono dan Tari Sandjojo.
Baca juga: LOWONGAN Kerja Alfamidi Terbaru untuk 8 Posisi Termasuk Magang Mahasiswa Semester Akhir
Baca juga: SMK di Depok dan 10 Perusahaan Teken Kerja Sama, Poinnya Siswa bisa Magang Hingga Diterima Bekerja
"Selama enam belas tahun bekerja di bidang perbankan Indonesia, ada satu hal yang selalu mengganggu pikiran saya," kata Enrico Pitono, Rabu (14/4/2021).
Enrico Pitono adalah founder Matatacorp, holding company PT Matata Edu Inovasi.
Menurut Enrico Pitono, kualitas pekerja magang yang datang dan pergi di tempatnya bekerja rata-rata tidak dilengkapi kemampuan dasar yang dibutuhkan.
Baca juga: SMK di Depok dan 10 Perusahaan Teken Kerja Sama, Poinnya Siswa bisa Magang Hingga Diterima Bekerja
Baca juga: Denny Sumargo Buka Lowongan Magang, Yuk Simak Syarat Dan Posisinya
Yang dimaksudkan Enrico Pitono bukan kemampuan teknis atau teoritis, tetapi merujuk pada soft skills yang lebih mendasar.
Skills mendasar itu seperti interaksi, berkomunikasi, sekaligus kemampuan menempatkan diri di tengah dunia kerja yang berbeda dengan sekolah dan kuliah.
Hal itu diamini Tari Sandjojo, psikolog dan pendidik yang saat ini memimpin tim Matata Edu Inovasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/platform-bantu-kerja-ik.jpg)