Breaking News:

Sains

Gokil! Elon Musk Buat Eksperimen, Bikin Seekor Monyet Bisa Bermain Game usai Tanamkan Chip di Otak

Monyet itu setelah mendapatkan implan teknologi baru berupa chip yang ditanam di otak monyet.

Istimewa
Seekor monyet bisa bermain game setelah mendapatkan implan teknologi baru berupa chip yang ditanam di otaknya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Bukan Elon Musk namanya bila tak memiliki ide di luar nalar demi ambisi perusahaannya.

Selain hobi membuat gebrakan dalam penerapan teknologi mobil listrik dan roket luar angkasa, ia juga punya eksperimen yang unik. Baru-baru ini perusahaan chip otak yang ia dirikan Neuralink, merilis rekaman pada hari Jumat (9/4/2021) yang menunjukkan seekor monyet memainkan video game.

Meski sederhana, rupanya seekor monyet itu setelah mendapatkan implan teknologi baru berupa chip yang ditanam di otaknya

Baca juga: Dibuat Hanya 500 Unit, KTM 1290 Super Duke RR Edisi Terbatas Hadir dengan Bodywork Serat Karbon

Baca juga: Jack Ma Dijatuhi Denda Rp 41 triliun oleh Xi Jinping karena Langgar Monopoli Bisnis di China

Seekor monyet bisa bermain game setelah mendapatkan implan teknologi baru berupa chip yang ditanam di otaknya
Seekor monyet bisa bermain game setelah mendapatkan implan teknologi baru berupa chip yang ditanam di otaknya (Istimewa)

Dalam video berdurasi 3 menit itu sebuah percobaan kepada monyet bernama Pager, diketahui berusia 9 tahun dan sudah ditanam chip setiap sisi otaknya sedang memainkan game Mind Pong.

"Dia belajar berinteraksi dengan komputer untuk mendapatkan smoothie pisang lezat yang disajikan melalui sedotan," kata narator yang menarasikan video tersebut saat Pager menggerakkan kursor sambil melihat layar tv yang menggunakan joystick.

Video aksi Pager itu lantas menjadi trending global dan menempati posisi ke 29. Pager mengontrol gagang joystick hanya dengan berpikir tentang menggerakkan tangannya ke atas atau ke bawah.

Baca juga: Cuitan Elon Musk Tentang Alien Bikin Geger dan Menjadi Perdebatan Seru

Baca juga: Ini Alasan Apple Tak Rilis Aplikasi iMessage di Platform Android

"Produk @Neuralink pertama akan memungkinkan seseorang dengan kelumpuhan untuk menggunakan smartphone dengan pikiran mereka lebih cepat daripada seseorang yang menggunakan jempol," cuit Twitter Elon Musk yang mengklaim teknologi Neuralink mampu membuat manusia akan lebih berpikir cepat dengan chip.

Elon mengungkapkan jika versi chip Neuralink bisa mengalihkan sinyal ke klaster motorik dan sensorik tubuh. Tak hanya itu, Elon berseloroh jika chip Neuralink mampu membuat orang yang lumpuh bisa berjalan kembali.

"Versi yang lebih baru akan dapat mengalihkan sinyal dari Neuralinks di otak ke Neuralinks di klaster motorik/sensorik tubuh, sehingga memungkinkan orang lumpuh untuk berjalan kembali. Perangkat ini ditanamkan dengan tengkorak & mengisi daya secara nirkabel, sehingga Anda terlihat & merasa benar-benar normal," kata Elon Musk, dikutip dari Reuters, 10 April 2021.

Cara kerja Neuralink sepenuhnya akan merekam dan mendekode sinyal listrik dari otak menggunakan lebih dari 2.000 elektroda. Dalam eksperimen chip yang ditanamkan di daerah korteks motorik monyet, yang mengoordinasikan gerakan tangan dan lengan, kata narasi dalam video itu.

Baca juga: Mengenal SpaceX, Perusahaan Milik Elon Musk yang Akan Bangun Stasiun Antariksa di Biak, Papua

"Dengan menggunakan data ini, kami mengkalibrasi dekoder dengan secara matematis memodelkan hubungan antara pola aktivitas saraf dan berbagai gerakan joystick yang mereka hasilkan," ucap narator video Pager yang sedang bermain game.

Neuralink merupakan salah satu sayao bisnis Elon Musk yang didirikan tahun 2016 yang berbasis di San Francisco.

Baca juga: Bukan Lagi CEO, Ini Jabatan Terbaru Elon Musk di Tesla

Tujuan didirikannya perusahaan riset ini adalah untuk menanamkan chip komputer otak nirkabel untuk membantu menyembuhkan kondisi neurologis seperti Alzheimer, demensia, dan cedera tulang belakang, serta menggabungkan manusia dengan kecerdasan buatan. (Fandi Permana)

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved