VIDEO Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sita Ratusan Botol Miras dan Knalpot Bising

Kholis menceritakan khusus untuk Operasi Pekat, yang menjadi sasaran merupakan toko-toko yang masih kedapatan menjual minuman keras

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyita botol miras dan knalpot bising hasil Operasi Pekat dan Operasi Kemanusiaan.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.comJunianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK -- Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyita ratusan botol minuman keras (miras) dan knalpot bising menjelang datangnya bulan Ramadan di pertengahan April 2021 mendatang. 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan penyitaan tersebut adalah bagian dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Operasi Kemanusiaan. 

“Kegiatan ini sudah dilakukan dalam kurun waktu dua minggu terakhir dan kami intensifkan lagi dalam empat hari terakhir,” ucap Kholis, Kamis (8/4/2021). 

Kholis menceritakan khusus untuk Operasi Pekat, yang menjadi sasaran merupakan toko-toko yang masih kedapatan menjual minuman keras (miras) di sekitar Kalibaru hingga Muara Angke. 

Baca juga: Jelang Ramadan, 959 Botol Minuman Keras dan 100 Knalpot Bising Disita Polres Pelabuhan Tanjung Priok

"Kami telah berhasil melakukan penyitaan terhadap 959 botol dan kaleng minuman keras dari berbagai jenis mulai dari anggur, bir, wiski, vodka maupun ciu," ucap Kholis.

Selain itu enam orang pemilik toko juga masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok perihal penjualan miras tanpa izin. 

Baca juga: Bikin Kaget dan Telinga Sakit, Jadi Alasan Satlantas Polres Bekasi Gencar Razia Motor Knalpot Bising

Sementara untuk Operasi Kemanusiaan, terdapat ratusan knalpot bising dan tidak sesuai dengan standar yang disita dari para pengendara motor yang melintas di wilayah Muara Baru. 

"Kami berhasil mengamankan 100 knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau standar. Khusus dalam penindakan masalah knalpot, kami tidak melakukan penilangan," kata Kholis.

Kholis menegaskan, operasi semacam ini akan rutin dilakukan hingga nanti bulan Ramadan guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved