Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Ternyata Menangis Bisa Membatalkan Puasa, Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya

Ada beberapa perkara yang membatalkan puasa, seperti memasukkan benda ke dalam rongga tubuh. Apakah termasuk menangis?

istimewa
Ilustrasi -- Benarkah menangis bisa membatalkan puasa? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Perkara apa saja yang bisa membatalkan puasa Ramadhan kita?

Ada beberapa perkara yang membatalkan puasa, seperti memasukkan benda ke dalam rongga tubuh.

Lalu timbul pertanyaan, apakah menangis pada siang hari di bulan Ramadhan bisa membatalkan puasa?

Buya Yahya melalui YouTube Al Bahjah memberikan penjelasan, bahwa puasa akan batal bila seseorang ketika menangis namun air matanya masuk ke dalam mulut.

Sebaliknya jika menangis namun air matanya tidak masuk ke mulut, maka puasanya tidak batal.

Baca juga: Jelang Puasa Ramadan, Forkopimda Kabupaten Bekasi Bersih-bersih Masjid Secara Serentak

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Puasa Ramdhan 2021 dan Pemintaan Maaf untuk Dibagikan di Media Sosial

"Menangis seharian penuh tidak akan membatalkan puasa, syaratnya satu air matanya jangan diminum, kalau turun air matanya turun ke mulut lalu diminum, itu batal, jadi menangis tidak membatalkan puasa," demikian penjelasan Buya Yahya.

Penyebab Batalnya Puasa

Ilustrasi -- kumpulan kata mutiara dan ucapan Selamat menjalankan bulan Ramadhan 1442 Hijriah
Ilustrasi -- kumpulan kata mutiara dan ucapan Selamat menjalankan bulan Ramadhan 1442 Hijriah (istimewa)

Merujuk pada kitab Fathul Qarib Mujib karangan Syekh Muhammad bin Qasim al-Ghazi (859-918 H), berikut penjelasannya mengenai penyebab batal puasa. 

1. Keluar Mani dengan Sengaja
Keluar mani karena di sengaja merupakan salah satu dari hal-hal yang membatalkan puasa.

Contohnya yaitu onani atau karena bertemunya dua kulit laki-laki dan perempuan meski tidak bersetubuh.

Namun jika keluar mani tanpa disengaja seperti karena mimpi, bukanlah hal yang membatalkan puasa.

2. Muntah dengan Sengaja
Orang yang dengan sengaja muntah saat puasa, maka puasanya akan batal.

Seperti sabda Rasulullah SAW yang artinya,

“Barangsiapa yang terpaksa muntah, maka tidak wajib baginya menqadha puasanya. Dan barangsiapa muntah dengan sengaja, maka wajib baginya menqadha puasanya” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved