Breaking News:

Berita Bogor

Seorang Santri Hilang di Danau Bekas Galian Pasir, Pencarian Terus Dilakukan Hingga Malam Hari Ini

Seorang santri warga Kampung Leuwiranji RT 4/2, Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor mengalami nasib tragis, hilang di danau bekas galian pasir.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Yudistira Wane
Hingga Rabu (7/4/2021) malam ini warga warga Kampung Leuwiranji RT 4/2, Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor terus berusaha mencari keberadaan Lutfy (20), santri yang dikabarkan tenggelam di danau bekas galian pasir di kampung itu. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Seorang santri warga Kampung Leuwiranji RT 4/2, Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor mengalami nasib tragis hilang di danau bekas galian pasir.

Santri bernama Lutfy (20) itu diduga tenggelam di danau bekas galian pasir yang disebut Danau Maung dan belum ditemukan hingga Rabu (7/4/2021) malam pukul 23.30 WIB.

Lutfy dikabarkan berenang dan tenggelam di bekas galian pasir Maung sekitar pukul 17.30 WIB.

Baca juga: Keterangan Resmi ASDP setelah Dua Kapalnya Kandas dan Tenggelam di Pelabuhan Bolok Kupang

Lokasi danau itu tidak jauh dari rumahnya.

Seorang saksi, Ustaz Ulis mengatakan bahwa Lutfy tercebur sesaat setelah mencuci karpet.

Karpet yang dicuci Lutfy (20), santri yang dikabarkan tenggelam di danau bekas galian pasir di Rumpin, Kabupaten Bogor.
Karpet yang dicuci Lutfy (20), santri yang dikabarkan tenggelam di danau bekas galian pasir di Rumpin, Kabupaten Bogor. (istimewa)

"Begini Lufty tercebur saat berenang bersama temannya setelah selesai mencuci karpet pada sore hari memjelang magrib," ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian.

Ulis menjelaskan bahwa Lufty diajak oleh temannya bernama Iman untuk mencuci karpet di bekas galian pasir Maung. 

Baca juga: Berenang di Saluran Irigasi Bekasi Selatan, Seorang Bocah Perempuan Tewas Tenggelam

Namun, Lutfy sempat menolak karena sudah mendekati Magrib.

Menurut informasi, korban (Lutfy) dibujuk terus oleh temannya untuk mencuci karpet di bekas galian itu. 

Setelah selesai mencuci karpet, Lufty dengan temannya berenang dan kemudian tenggelam.

Baca juga: Korban Tenggelam di Sungai Citarum Bekasi Ditemukan setelah 3 Hari Pencarian

Mengetahui Lutfy tenggelam, Iman kemudian berlari minta bantuan warga.

"Kejadiannya sekita pukul 17. 30 WIB, Lufty tenggelam dibekas galian. Sekarang warga bersama karang taruna membantu pencarian korban yang hilang di bekas galian menggunakan rakit dan bambu," jelasnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sukamulya, Bripka Asep Mulyadi mengatakan, dirinya belum bisa memastikan bahwa korban (Lutfy) itu hilang karena tenggelam.

Baca juga: 3 Pemancing Tewas Tenggelam di Tanjung Priok Akibat Kapal Nelayan Tabrak Breakwater

"Memang untuk saat ini dinyatakan hilang, belum tentu tenggelam. Memang terakhir terlihat menurut keterangan orang yang sedang mancing berada di tepi bekas galian ini.  Tapi sampai saat ini kita bersama warga dan karang taruna masi berupaya melakukan pencarian," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved