Selasa, 28 April 2026

Berita Jakarta

3 Pemancing Tewas Tenggelam di Tanjung Priok Akibat Kapal Nelayan Tabrak Breakwater

Kapal nelayan menghantam breakwater atau pemecah ombak di sekitar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (21/3/2021).

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Evakuasi pemancing yang tenggelam di sekitar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (21/3/2021) setelah kapal yang ditumpanginya menghantam breakwater atau pemecah ombak. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Kapal nelayan menghantam breakwater atau pemecah ombak di sekitar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (21/3/2021).

Akibat kapal nelayan menabrak breakwater, tiga orang tewas.

Kadispen Koarmada I Letkol Laut (P) Laode Muhamad mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 12.00 WIB ketika kapal nelayan akan kembali ke daratan setelah mencari ikan. 

Namun ketika berada di sekitar lokasi, kapal yang ditumpangi 16 orang tersebut tiba-tiba mati mesin.

Kapal itu pun terombang ambing dan menghantam breakwater

"Setelah mati mesin dan terombang ambing gelombang laut, kapal mereka menghantam breakwater dan mengakibatkan kapalnya pecah,” ujar Laode, Minggu (21/3/2021). 

Baca juga: Korban Tenggelam di Sungai Citarum Bekasi Ditemukan setelah 3 Hari Pencarian

Baca juga: Santuni Korban Tenggelam Sungai Citarum, TNI-Polri Salurkan Bantuan Kepada Pihak Keluarga

Evakuasi nelayan yang tenggelam di sekitar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (21/3/2021) setelah kapal menghantam breakwater atau pemecah ombak. 
Evakuasi nelayan yang tenggelam di sekitar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (21/3/2021) setelah kapal menghantam breakwater atau pemecah ombak.  (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Setelah kapal tersebut pecah, 16 orang di dalam kapal terhempas ke lautan.

Di antara mereka ada yang tidak bisa berenang hingga akhirnya tewas.

"Tiga orang dari 16 nelayan (pemancing-Red) itu meninggal dunia di lokasi karena tidak bisa berenang, mereka tidak mampu bertahan," kata Laode.

Proses evakuasi belasan orang itu dilakukan anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I. 

"Proses evakuasi menggunakan 2 perahu karet dan 1 sea rider dengan 20 anggota dari Kopaska dan Dislambair,” kata Laode.

Mereka yang selamat, saat ini telah dievakuasi ke Pondok Dayung. Selain itu, ada yang dibawa ke RSUD Koja, Jakarta Utara, supaya dapat penanganan lebih lanjut.

“Satu di antaranya sudah dievakuasi ke RS Koja. Itu yang selamat tapi mengalami sesak nafas, jadi dievakuasi ke sana,” tuturnya. 

Baca juga: Pencari Udang Tenggelam di Sungai Citarum Bekasi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Baca juga: Koleksi Benda Muatan Kapal Tenggelam Akan di Hibahkan ke Karawang, Wabup Karawang Datangi KKP

Terjepit kapal

Akibat kapal nelayan itu menabrak pemecah ombak di sekitar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (21/3/2021), tiga orang tewas.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved