Breaking News:

Banjir Bandang di NTT

Keterangan Resmi ASDP setelah Dua Kapalnya Kandas dan Tenggelam di Pelabuhan Bolok Kupang

Selain angin kencang, gelombang laut tinggi hingga banjir bandang yang melanda NTT, badai seroja juga berdampak pada pelayaran dan penerbangan

Youtube Wartakotalive.com
Kapal KMP Jatra 1 tenggelam di Pelabuhan Bolok, Kupang, NTT, Senin (5/4/2021) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badai siklon tropis yang melanda wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur sejak tiga hari lalu menyebabkan berbagai bencana alam terjadi hingga hari ini.

Selain angin kencang, gelombang laut tinggi hingga banjir bandang yang melanda NTT, badai seroja juga berdampak pada pelayaran dan penerbangan yang ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Salah satu dampak kerusakan akibat badai seroja itu adalah rusaknya armada kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry.  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang mengonfirmasikan bahwa 2 unit armada yang beroperasi di Pelabuhan Bolok Kota Kupang, NTT.

Baca juga: Dampak Adanya Badai Siklon Seroja, 14 Penerbangan dari dan ke NTT Dibatalkan

Baca juga: Kerap Dilanda Banjir, Puluhan Rumah di Kampung Melayu Disulap Jadi Rumah Panggung

Menurut keterangan Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, dua armada itu adalah KMP Jatra1 dan KMP Namparnos mengalami kerusakan karena dilanda cuaca buruk. Namun, seluruh kru dari kedua kapal tersebut yang berjumlah 31 orang dalam keadaan selamat di darat.

Pihak ASDP menjelaskan bahwa sejak Sabtu (2/4/2021), layanan operasional penyeberangan di Pelabuhan Bolok, Kupang ditutup dikarenakan kondisi cuaca ekstrem.

"KMP Namparnos sendiri berlindung dan turun jangkar di dekat Pulau Semau, sementara KMP Jatra 1 sejak akhir pekan lalu tidak bisa bergerak dari dermaga 2 Pelabuhan Bolok Kupang, karena terjebak badai yang terjadi," kata Shelvy dalam keterangan resminya, Senin (5/4/2021).

ASDP mengonfirmasi pada Minggu (3/4/2021) kemarin KMP Namparnos yang sedang berlindung di dekat Pulau Semau mengalami hanyut terbawa arus, namun telah berhasil sampai di Pulau Kambing.

Baca juga: Saat Fitur Autopilot Tesla Nyerah Hadapi Kemacetan di Jalanan Vietnam

Baca juga: Saat Fitur Autopilot Tesla Nyerah Hadapi Kemacetan di Jalanan Vietnam

"Sementara KM Jatra 1 yang terjebak di dermaga 2 Pelabuhan Bolok mengalami benturan yang menimbulkan kebocoran di lambung kapal. Akibatnya air masuk dan membuat posisi kapal menjadi miring di dermaga dengan kondisi generator kapal sudah mati," jelas Shelvy Arifin.

Berdasarkan Surat Edaran ME.01.02/PDR/O7/KTUG/IV-2021 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kupang, akibat aktivitas pasang surut air laut, gelombang tinggi dan curah hujan tinggi, maka aktivitas layanan operasional penyeberangan di Pelabuhan Kupang ditutup sementara hingga situasi kondusif.

ASDP mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar menunda perjalanan, dan tetap mewaspadai kondisi cuaca ekstrem. Penutupan operasional sementara ini adalah komitmen ASDP dalam memprioritaskan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal. 

Baca juga: Sekum Muhammadiyah Sayangkan Densus 88 Geledah Ponpes, Denny Siregar: Pesantren Bukan Tempat Sakral

Baca juga: VIDEO Detik-detik Banjir Bandang Menerjang Flores NTT, Korban Meninggal Tercatat 67 orang

Halaman
123
Penulis:
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved