Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Pemkot Tangerang Resmi Larang Sahur On The Road dan Takbiran Selama Ramadan Tahun Ini

Pemkot Tangerang Resmi Larang Sahur On The Road dan Takbiran Selama Ramadan Tahun Ini, Berikut Selengkapnya

Humas Pemkot Tangerang
Wali Kota Tangerang, Airef R Wismansyah 

WARTAKOTALIVE.COM, KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi melarang sahur on the road (SOTR) dan takbir keliling pada bulan ramadan tahun ini.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Tangerang Nomor 180/1208-Hukum Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri pada masa pandemi covid-19.

"Untuk sahur on the road, takbir keliling dan kegiatan berkerumun lainnya tidak diperbolehkan," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (8/4/2021).

Selain larangan tersebut, pihak Pemkot Tangerang juga mengatur jalannya kegiatan ibadah pada bulan Ramadan 2021 ini. 

Menurutnya kebijakan tersebut berupa penerapan pembatasan jemaah di tempat ibadah seperti masjid dan musala. 

"Jumlah rakaat dapat disesuaikan dengan kebiasaan yang dilakukan oleh setiap masjid atau musala. Pengurus masjid atau musala dapat mengatur kapasitas jamaah 50 persen dari kapasitas masjid atau musala dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," katanya. 

Baca juga: Jokowi Kembali Berlakukan Larangan Mudik Lebaran, Terminal Bayangan Justru Marak di Jakarta Selatan

Arief menuturkan kebijakan tersebut juga menjadi dasar penerapan ibadah salat Idul Fitri. 

Namun, pelaksanaan salat Idul Fitri dapat terlaksana dengan persyaratan wilayah tersebut tidak terkategori sebagai zona merah penularan dan penyebaran infeksi covid-19.

"Salat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan Prokes yang ketat, tapi jika perkembangan Covid-19 mendapat peningkatan maka Shalat Idul Fitri dapat ditiadakan," ungkap Arief. 

Baca juga: Bangun Jalur Sepeda, Pemprov DKI Gelontorkan Rp 28 Miliar, Termasuk Tugu Sepeda Senilai Rp 800 Juta

Selain itu, pihaknya meminta agar setiap masjid dan musala yang menyelenggarakan kegiatan ibadah dapat menerapkan sejumlah fasilitas dan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat.

"Satgas dapat menginformasikan kepada jamaah bahwa tempat ibadah selalu dilakukan penyemprotan disinfektan, menyediakan sarana tempat cuci tangan di pintu masuk masjid. Jamaah agar dapat membawa sajadah dan mukena masing - masing serta harus memakai masker dan menjaga jarak," jelasnya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved