Breaking News:

Filler Payudara

Praktik Suntik Filler Payudara Abal-abal Sudah Jalan Lima Bulan dengan Modal Sertifikat Bodong

Tersangka praktek filler abal-abal sudah beraksi lima bulan menyuntikan cairan silikon industri kepada pasiennya. Ia beraksi sejak Oktober 2020.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Polisi sita 298 liter cairan silikon industri yang digunakan untuk filler kecantikan, Selasa (6/4/2021). 

Kedua tersangka juga dikenakan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Terakhir kedua tersangka juga dikenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Padahal, cairan silikon industri yang dimasukan ke dalam payudara wanita dapat menyebabkan kematian bagi pasien.

Hal itu diungkapkan oleh anggota IDI Jakarta Barat dr Dollar saat keterangan rilis pengungkapan filler payudara abal-abal.

Dollar mengatakan, setiap benda yang dimasukan kedalam tubuh pasti memiliki dampak pada tubuh.

Terlebih yang dimasukan bukan benda yang diperuntukan untuk kesehatan melainkan cairan silikon untuk industri.

Dampaknya memasukan cairan silikon industri ke tubuh manusia kata dr Dollar, bisa mengakibatkan infeksi, abses, atau nanah pada bagian yang disuntik.

"Kalau tidak cepat ditolong bisa sampai kematian. Apalagi saat Pandemi Covid-19 seperti ini penyakit seperti ini bisa saja bisa berbahaya," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Barat.

Baca juga: Dokter Gadungan yang Buat Payudara Wanita Bolong Diringkus Polisi di Tangerang

Oleh karena itu dr Dollar meminta agar masyarakat berhati-hati dalam melakukan filler kecantikan.

Ia mengimbau masyarakat agar melakukan operasi atau filler kecantikan yang memenuhi standar prosedur.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved