Breaking News:

Filler Payudara

Praktik Suntik Filler Payudara Abal-abal Sudah Jalan Lima Bulan dengan Modal Sertifikat Bodong

Tersangka praktek filler abal-abal sudah beraksi lima bulan menyuntikan cairan silikon industri kepada pasiennya. Ia beraksi sejak Oktober 2020.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Polisi sita 298 liter cairan silikon industri yang digunakan untuk filler kecantikan, Selasa (6/4/2021). 

Setiap memberi penyuntikan filler, SR memang tidak memiliki tempat praktik.

Biasanya ia membuat janji di hotel-hotel untuk menjalani praktik suntik filler.

Usai mendapatkan suntik filler, kedua korban ini mengalami demam dan peradangan pada payudaranya.

Lebih parah lagi, payudara keduanya alami infeksi hingga keluarkan nanah dari bekas suntikan filler.

"Kemudian kedua korban memutuskan melapor ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat 7 Januari 2021 lalu," bebernya.

Namun karena keduanya harus menjalani pengobatan akibat filler palsu itu, pemeriksaan sempat tertunda sampai Maret 2021.

Baca juga: VIDEO Dua Wanita Jadi Korban Penipuan Operasi Filler Payudara, Polres Jakbar Buka Posko Pengaduan

Keduanya harus menjalani operasi untuk menyedot sisa cairan filler abal-abal yang dimasukan ke dalam payudara mereka.

Pada Rabu (23/3/2021), SR ditangkap polisi di Tangerang Selatan.

Akibat perbuatannya para tersangka dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 77 Undang-undang RI Nomor 29 Tahun 2004 tentang praktek kedokteran.

Selain itu kedua tersangka juga dikenakan Pasal 197 dan 198 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved