Breaking News:

Vaksinasi covid19

Inggris Pastikan Vaksin AstraZeneca Aman Meskipun Ditemukan 30 Kasus Pembekuan Darah

Regulator Inggris telah menemukan total 30 kasus pembekuan darah setelah penggunaan vaksin AstraZeneca

Tribunnews.com
Seorang perawat sedang memasukkan jarum suntik ke dalam botol vaksin Astrazeneca di sebuah klinik di Inggris.(ENDRIK SCHMIDT / DPA-ZENTRALBILD / DPA PICTURE-ALLIANCE MELALUI AFP) 

Wartakotalive.com - Regulator Inggris telah menemukan total 30 kasus pembekuan darah setelah penggunaan vaksin AstraZeneca, 25 kasus lebih banyak dari yang dilaporkan sebelumnya.

Dilansir Mirror, Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) mengatakan pada hari Kamis (1/4/2021) bahwa pihaknya tidak menerima laporan peristiwa pembekuan setelah penggunaan vaksin yang dibuat oleh BioNTech dan Pfizer.

Namun pejabat kesehatan mengatakan mereka masih percaya bahwa manfaat vaksin dalam pencegahan Covid jauh lebih besar daripada kemungkinan risiko pembekuan darah.

Dengan rata-rata sekitar 3.000 kasus pembekuan darah yang terjadi di Inggris setiap bulannya, tidak jelas apakah kasus pada orang yang pernah mendapatkan vaksin AstraZeneca terkait dengan suntikan itu hanya kebetulan.

MHRA mengatakan dalam sebuah laporan:

"Manfaat vaksin terhadap COVID-19 terus lebih besar daripada risikonya."

"Anda harus terus mendapatkan vaksin ketika diberi kesempatan untuk melakukannya."

Pemerintah Inggris telah menyatakan bahwa vaksin Oxford / AstraZeneca aman dan telah menyelamatkan ribuan nyawa.

Beberapa negara membatasi penggunaan vaksin AstraZeneca sementara yang lain telah melanjutkan vaksinasi.

Penyelidikan terhadap laporan pembekuan darah yang jarang terjadi, dan terkadang parah, terus berlanjut.

Halaman
123
Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved