Breaking News:

Partai Politik

Pemerintah Tolak Sahkan Hasil KLB Partai Demokrat, Relawan Jokowi: AHY Harusnya Malu dan Minta Maaf

Menurut Noel, pola-pola lama dalam mencari popularitas sudah tidak relevan lagi dilakukan sekarang.

Editor: Yaspen Martinus
warta kota
Relawan Jokowi Mania meminta AHY ampil di depan publik meminta maaf atas pernyataan anak buahnya yang menuding pemerintah terlibat dalam konflik Partai Demokrat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Jokowi Mania, relawan pendukung Presiden Joko Widodo, menilai kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) seharusnya malu dengan keputusan pemerintah yang menolak permohonan hasil KLB Partai Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara.

Karena, kata Ketua Joman Immanuel Ebenezer alias Noel, kubu AHY menyeret nama Jokowi pada awal konflik Partai Demokrat tersebut.

"Malu dan harusnya minta maaf, sudah teriak teriak ke sana ke mari."

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Mabes Polri Seorang Perempuan

"Tuduh dan main fitnah, akhirnya semua terang benderang ketika pemerintah menyatakan Partai Demokrat versi KLB tidak bisa disahkan," kata Noel kepada Tribunnews, Kamis (1/4/2021).

Sebagai anak muda yang memimpin partai, AHY, kata Noel, harus bersikap gentleman.

AHY harus berani tampil di depan publik meminta maaf atas pernyataan anak buahnya yang menuding pemerintah terlibat dalam konflik partai berlambang mercy itu.

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Terduga Teroris Ditembak Mati Saat Terobos Masuk Mabes Polri

"AHY juga pimpinan partai, harus berani bertanggung jawab atas penyataan-pernyataan dari anak buahnya," tutur Noel.

Menurut Noel, pola-pola lama dalam mencari popularitas sudah tidak relevan lagi dilakukan sekarang. Termasuk, pola bermain menjadi korban atas kebijakan pemerintah.

Dengan keputusan Menkumham Yasonna Laoly menolak pengesahan hasil KLB, katanya, membuktikan pemerintah netral.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 30 Maret 2021: Pasien Baru Tambah 5.937, Sembuh 5.635 Orang, 104 Wafat

"Pemerintah mengambil keputusan berdasar data data legalitas saja."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved