Bursa Saham
IHSG Minus 2,53 Persen Sepekan, Data Perdagangan Merah Semua
IHSG pekan ini ditutup pada level 6.195,56 dari posisi 6.356,16 pada penutupan pekan lalu
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Selama sepekan atau periode 22 hingga 26 Maret 2021, pasar modal Indonesia mencatatkan pergerakan semua data berada di zona merah.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami pelemahan sebesar 2,53 persen.
"IHSG pekan ini ditutup pada level 6.195,56 dari posisi 6.356,16 pada penutupan pekan lalu," ujarnya mengutip keterangan resmi, Minggu (28/3/2021).
Kemudian penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar selama sepekan, yaitu sebesar 2,24 persen atau menjadi Rp 7.309,90 triliun dari Rp 7.477,62 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: OJK Catat Restrukrisasi Kredit Capai Rp 825,8 Triliun untuk 6,06 Juta Debitur
Baca juga: Cuitan CEO Twitter Jack Dorsey Laku 41 Miliar Rupiah, Apa Uniknya Jualan di NFT?
Sementara, untuk rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan sebesar 6,79 persen menjadi 15,65 miliar saham dari 16,79 miliar saham sepekan yang lalu.
"Rata-rata frekuensi harian turut melemah 3,05 persen menjadi 1.102.435 kali transaksi dibandingkan 1.137.111 kali transaksi pada penutupan pekan lalu," kata Yulianto.
Terakhir, rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan 6,66 persen menjadi Rp 10,69 triliun dari Rp 11,45 triliun pada pekan sebelumnya.
"Investor asing pada akhir pekan ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 294,94 miliar. Sementara, sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 13,29 triliun," pungkasnya.
Baca juga: Saksi Mata Ungkap Anak-anak Jadi Korban Bom di Gereja Katedral Makassar, Alami Pendarahan Hebat
Bisa cermati saham-saham berikut ini
Sementara itu, sebelumnya, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan Indeks Harganya Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan hari ini di kisaran 6.088 hingga 6.298.
William mengatakan, gelombang tekanan dalam pergerakan IHSG masih terlihat belum akan berakhir.
"Sementara, support level terdekat tampak kembali diuji," ujar dia melalui risetnya, Kamis (25/3/2021).
Baca juga: Kabar Gembira, Jalan Tol Bogor-Serpong Mulai Dikerjakan pada Kuartal III 2021
Baca juga: Pasar Modal di Awal 2021: Saham Nikel Ambruk, IHSG Diprediksi Paling Mentok Berada di Kisaran 6.500
Namun, lanjutnya, mengingat kuatnya fundamental perekonomian Indonesia, IHSG masih berpeluang untuk mengalami teknikal rebound.
"Tapi, jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek," kata William.
• Ferrari F8 Spider Resmi Mengaspal di Indonesia, Simak Spesifikasi dan Kemewahannya
Adapun sejumlah saham yang direkomendasi pada perdagangan hari ini yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), serta PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pergerakan-ihsg_7717.jpg)