Breaking News:

Berita DPRD Kabupaten Bogor

DPRD Kabupaten Bogor Tanggapi Keluhan Warga Nambo, Komisi III Akan Panggil PT PPLI

DPRD Kabupaten Bogor tanggapi keluhan warga Nambo, Komisi III akan panggil PT PPLI.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
DPRD Kabupaten Bogor tanggapi keluhan warga Nambo, Komisi III akan panggil PT PPLI. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - DPRD Kabupaten Bogor Tanggapi Keluhan Warga Nambo, Komisi III Akan Panggil PT PPLI

Masyarakat Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal melakukan aksi unjuk rasa ke PT Prasadha Pamunah Limbah Industri  (PT PPLI) pada pekan lalu.

Demonstrasi ini dilakukan, karena adanya dugaan pencemaran udara oleh perusahaan pengelola limbah ini.

Banyak warga Nambo yang pusing dan muntah usai menghirup uap maupun bau limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Menanggapi keluhan warga ini, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor Sastra Winara mengatakan akan memanggil manajemen PT PPLI.

Baca juga: Kisah Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Meniti Karier dari Nol, Ternyata Anak Tentara

“Kita akan menggelar rapat kerja minggu depan untuk meminta klarifikasi dari PT PPLI dan Dinas Lingkungan Hidup,” kata Sastra kepada Wartakotalive.com, Sabtu (27/3/2021),

Sebelumnya Komisi III DPRD Kabupaten Bogor telah melakukan peninjauan ke lokasi pabrik pada Rabu (24/3/2021).

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara. (Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Ahmad Fathony menduga ada unsur kelalaian, baik dari PT PPLI maupun pemerintahan daerah, dalam kasus pencemaran lingkungan ini.

"Bisa jadi karena ada kelalaian sehingga warga Desa Nambo sering mencium bau busuk pengelolaan limbah B3,” ujarnya.

Baca juga: Kisah Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Meniti Karier dari Nol, Sempat Jadi Asisten Dosen

Kepala Desa Nambo Nanang mengungkapkan dugaan pencemaran udara ini sering tercium oleh warga. Karena itu, dia meminta Pemkab Bogor meninjau lagi kelayakan operasional PT PPLI.

"Dalam sebulan, bau udara busuk ini bisa tiga kali tercium. Jumat pekan lalu adalah puncak kekesalan masyarakat sekitar hingga melakukan aksi demonstrasi di depan gerbang PT PPLI," ungkap Nanang. 

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved