Breaking News:

VIDEO Pengendara yang Tak Bayar Denda Tilang Elektronik, STNK Akan Terblokir Secara Otomatis

Untuk di Kota Depok, saat ini baru ada satu kamera elektronik ETLE yang baru terpasang yakni di jembatan penyebarangan orang (JPO) di depan Balai Kota

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) resmi diluncurkan pada Rabu (24/3/2021) pagi di Kota Depok. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) resmi diluncurkan pada Rabu (24/3/2021) pagi di Kota Depok.

Kasat Lantas Polrestro Depok, AKBP Andi Muhamad Indra Waspada mengatakan, tujuan dioperasikannya tilang elektronik ini sebagai penindakan lalu lintas di jalan. 

Untuk di Kota Depok, saat ini baru ada satu kamera elektronik ETLE yang baru terpasang yakni di jembatan penyebarangan orang (JPO) yang terletak di depan Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. 

Andi mengatakan, kemampuan ETLE sejauh ini baru bisa dilakukan pada dua pelanggaran yakni para pengemudi roda empat atau lebih yang tak menggunakan sabuk pengamanan. 

Serta pengendara yang menggunakan telepon genggam saat sedang berkendara. 

Baca juga: Kapolrestro Depok Berharap Kebijakan Tilang Elektronik Mampu Turunkan Angka Kecelakaan

Baca juga: Kemampuan Kamera ETLE di Kota Depok Baru Bisa Merekam Dua Pelanggaran Lalin, Ini Jenisnya

 "Secara otomatis pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman dan menggunakan hp kedua pelanggaran ini lah jika terekam kamera akan ditilang," papar Andi seusai peluncuran ETLE di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (24/3/2021). 

Andi memaparkan, tangkapan kamera pada ETLE telah terkoneksi dengan Comment Office ETLE.

Baca juga: Selain di JPO Depan Balai Kota Depok Kamera Tilang Elektronik Bakal Dipasang di Tiga Jalan Utama Ini

 Setelahnya, bila ada pelanggaran maka akan di prin dan surat pemberitahuan penilangan akan langsung dikirim ke alamat pelanggar. 

"Ada dua langkah yang dapat dilakukan bagi pelanggar untuk dapat memproses pelanggarannya yaitu dapat mendownload wabside lalu masukan data web,” 

“Setelah itu akan keluar bripa bank untuk proses pembayaran denda tilang ke bank yang ditunjuk. Cara kedua pelanggar dapat datang ke kantor Commande Center E-TLE untuk membayar denda tilang," tuturnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved