VIDEO Jalur Khusus Sepeda di Stasiun MRT Bundaran HI
PT MRT Jakarta menyiapkan jalur untuk mempermudah sepeda non lipat keluar maupun masuk ke Stasiun Bundaran HI
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- PT MRT Jakarta menyiapkan jalur untuk mempermudah sepeda non lipat keluar maupun masuk ke Stasiun Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (23/3/2021).
Selain trak, MRT juga menyediakan rambu-rambu untuk pergerakan sepeda non lipat yang mulai 24 maret.
Jalur sepeda hanya di sediakan di pintu B dan F hingga tidak semua pintu bisa dilalui sepeda.
Pada tahap awal implementasinya, hanya 3 stasiun MRT saja yang sudah dilengkapi dengan fasilitas jalur khusus sepeda di tangga stasiun.
Baca juga: FOTO : Mantul ! Mulai Rabu Sepeda Nonlipat Bisa Masuk Gerbong MRT Jakarta
Baca juga: MRT Jakarta Tandatangani MoU dengan Badan Siber dan Sandi Negara, Ada Apa?
Selama ini sejumlah moda angkutan umum di Jakarta seperti MRT, KRL, dan busway hanya memperbolehkan penumpang membawa sepeda lipat masuk ke kabin.
Dengan begitu, baru MRT yang berencana membolehkan penumpang membawa sepeda biasa masuk ke kabin.
Sebagaimana dikutip dari Antara, manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) tengah menggodok kebijakan agar sepeda nonlipat diperbolehkan masuk ke dalam kereta.
Baca juga: VIDEO Tak Hanya Berenang, Camping Hingga Sepeda Gunung Bisa Dilakukan Wisatawan di Curug Golek
Langkah ini diambil guna memfasilitasi dan mendukung gerakan bersepeda di Provinsi DKI Jakarta.
Rencananya, kebijakan itu mulai diterapkan 24 Maret 2021.
Saat ini, manajemen PT MRT tengah mematangkan aturan untuk sepeda nonlipat masuk dalam kereta.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William P Sabandar menjelaskan, inisiatif tersebut rencananya diimplementasikan bertepatan dua tahun MRT Jakarta melayani masyarakat sejak diluncurkan pada 24 Maret 2019 oleh Presiden Joko Widodo.
Baca juga: Ahmad Riza Patria Dorong Warga Bersepeda Saat Berangkat Kerja
William mengatakan, selama ini MRT Jakarta hanya memperbolehkan sepeda lipat (folded bike) untuk masuk ditenteng ke dalam kereta.
Nantinya, perusahaan juga akan menyiapkan fasilitas bagi sepeda biasa atau nonlipat.
"Kebetulan jika yang dinaiki bukan folded bike, memang harus dipersiapkan dengan hati-hati, tapi kami ingin laporkan dulu persiapannya. Soft launching direncanakan pada 24 Maret di tiga stasiun," kata William dalam Paparan Capaian MRT Jakarta secara virtual, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: VIDEO Detik-detik Pesepeda Ditabrak Mobil di Bundaran HI, Pelaku Kabur
Penyediaan fasilitas untuk sepeda nonlipat itu rencananya diluncurkan pada 24 Maret 2021 di tiga stasiun, yakni Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.
Adapun ketentuan sepeda nonlipat yang diizinkan masuk MRT adalah sepeda standar dengan dimensi tidak melewati 200 cm x 55 cm x 120 cm dengan lebar ban maksimal 15 cm.
Dengan begitu, sepeda dengan ban berukuran 26 inci, 700c, 29 inci, bisa masuk MRT.
Tentunya, sepeda tandem atau sepeda dengan dimensi melebihi ketentuan tersebut tidak diizinkan masuk kereta.
Untuk menghindari penumpukan penumpang, MRT Jakarta menerapkan pengaturan jam ketersediaan akses MRT untuk sepeda nonlipat.
Jam operasional diperbolehkan membawa sepeda standar atau nonlipat ke dalam MRT diatur sebagai berikut:
Senin - Jumat: di luar jam sibuk pukul 07.00 WIB-09.00 WIB dan pukul 17.00 WIB-19.00 WIB.
Sabtu - Minggu: mengikuti jam operasional MRT.
"Nantinya akan ada gerbong khusus yang akan kita peruntukan. Ini sedang kita godok konsepnya. Dengan inisiatif ini, Jakarta akan semakin ramah bukan hanya pada pejalan kaki, melainkan juga para pesepeda," ujar William.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pt-mrt-jakarta-menyiapkan-jalur-untuk-mempermudah-sepeda-non-lipat.jpg)