Breaking News:

Berita Internasional

Amerika Serikat Gertak Korea Utara, Ini Pemicunya

Amerika Serikat Gertak Korea Utara, Ini Pemicunya. Simak selengkap-lengkapnya di dalam berita ini.

reuters/dailymail.co.uk
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un 

Sebelumnya, Austin dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tiba di Jepang pada Senin (15/3/2021).

Keduanya tiba di negara tersebut dalam rangka bersafari ke negara-negara sekutu AS di Asia untuk menegaskan kembali komitmen “Negeri Paman Sam” di kawasan itu.

Namun, upaya diplomasi yang dipimpin Washington yang berfokus pada denuklirisasi Korea Utara tetap terhenti karena terkait sanksi yang dijatuhkan.

Para ahli sedang mempertimbangkan potensi kompromi yang akan membekukan kegiatan nuklir Korea Utara dengan imbalan pelonggaran sanksi.

“Kami berkomitmen untuk denuklirisasi Korea Utara, mengurangi ancaman yang lebih luas yang ditimbulkan Korea Utara terhadap AS dan sekutu kami,” kata Austin.

Dia menambahkan, AS juga berkomitmen untuk meningkatkan kehidupan semua “rakyat Korea”. “Termasuk rakyat Korea Utara yang terus mengalami pelanggaran yang meluas dan sistematis di tangan pemerintah yang represif,” lanjut Austin.

Awal pekan ini adik Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, menegur pemerintahan Biden sambil mengecam latihan perang.

26 Tahun Nike Ardilla Meninggal, ANTV Hadirkan Special Tribute Untuk Nike Ardilla di 28 Tahun ANTV

Latihan militer tersebut dianggap Korea Utara sebagai latihan invasi.

"Kami mengambil kesempatan ini untuk memperingatkan pemerintahan baru AS yang berusaha keras untuk menebar bubuk bau di tanah kami," kata Kim Yo Jong sebagaimana diberitakan KCNA.

"Jika dia (Biden) ingin tidur lelap selama empat tahun mendatang, lebih baik jangan menyebabkan bau,” sambung Kim Yo Jong.

Halaman
123
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved