Berita Bekasi

Sempat Diultimatum Menhub, Bus Transpatriot Koridor 2 dan 3 Akhirnya Resmi Ditutup

Juru Bicara PD Mitra Patriot Iqbal Daud menjelaskan penutupan rute koridor 2 dan 3 dilakukan secara bertahap.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Hertanto Soebijoto
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Bus Transpatriot sebanyak 20 unit koridor 2 dan3 yang merupakan hinah dari Kementerian Perhubungan untuk Pemkot Bekasi, resmi ditutup. Foto ilustrasi: Bus TransPatriot Kota Bekasi masih sepi penumpang. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN -- Sebanyak 20 unit Bus Transpatriot koridor 2 dan 3 yang merupakan hinah dari Kementerian Perhubungan untuk Pemkot Bekasi, resmi ditutup.

Juru Bicara PD Mitra Patriot (Transpatriot) Iqbal Daud menjelaskan penutupan rute dilakukan secara bertahap.

Namun, pihaknya mengaku kerap merugi sehingga operasionalnya terpaksa ditutup sepenuhnya pada Rabu (17/3/2021) lalu.

Video: Prostitusi Online, 15 Wanita di Bawah Umur Dijadikan PSK

"Kita awalnya tidak langsung terlebih dahulu, kita bertahap untuk koridor 2 dan 3 itu ada 20 bus. Pertama kita kurangi jadi 15 yang beroperasi, lalu turun lagi jadi 10 tetapi terakhir kemarin Rabu (17/3/2021) sangat tidak memungkinkan untuk dipaksakan operasional," kata Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat (19/3/2021).

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan operasionalnya terhenti, pertama, minimnya penumpang akibat terdampak pandemi.

Masyarakat yang memanfaatkan transportasi umum dengan rute Vida Bantargebang-Summarecon dan Sumber Arta-Wisma Asri tersebut, semakin berkurang.

Baca juga: VIDEO: Buka Rute Baru, Bus Transpatriot Gratiskan Tarif Hingga Awal September

Baca juga: SIMAK 5 Fakta Calon Bus Transpatriot yang Mangkrak di Lahan PDAM Tirta Patriot Bekasi

"Selain jam operasional berkurang karena ATHB, membuat animo masyarakat pengguna moda angkutan massal Bus Transpatriot jadi menurun," tuturnya.

Selain itu, Pemkot Bekasi hingga kini hanya mampu memberikan subsidi untuk koridor 1, sedangkan koridor 2 dan 3 bertahan tanpa subsidi.

Kini, 20 bus tersebut kembali terbengkalai dan tak digunakan lantaran tak memiliki dana operasional.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi menerima sebanyak 20 unit bus hibah dari Kementerian Perhubungan pada 2018 lalu.

Baca juga: TransPatriot Bakal Terapkan Transaksi Non Tunai

Namun demikian, bus tersebut mangkrak dan tak juga beroperasi hingga membuat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengultimatum Pemkot Bekasi.

Selanjutnya, Pemkot Bekasi baru meresmikannya pada Kamis, 22 Agustus 2019 lalu dengan membuat dua koridor baru, yakni Vida Bantargebang-Summarecon dan Wisma Asri-Sumber Arta. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved