Breaking News:

Lebaran

Menhub Budi Karya Tak Akan Larang Mudik Lebaran 2021, Sejumlah Prokes Lebih Diperketat

Kemenhub Budi Karya mengatakan tidak ada laranan mudik Lebaran 2021 meski dalam suasana pandemi Covid-19

dok Wartakotalive.com
Kemenhub tak melarang mudik lebaran 2021 dengan alasan sejumlah prokes harus dijalankan pemudik Foto Arus balik pemudik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur masih terlihat ramai, Rabu (12/6). 

Pemerintah memutuskan untuk menggunakan GeNose untuk mendeteksi virus Covid-19 di semua moda transportasi, termasuk pesawat per 1 April 2021.

PT Angkasa Pura I (Persero) menyambut baik rencana pemerintah menggunakan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di bandara yang berlaku mulai 1 April 2021. 

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, penggunaan GeNose di bandara dengan harga terjangkau akan meningkatkan trafik penumpang pesawat udara.

Baca juga: RESMI, Test Covid-19 Akan Gunakan GeNose di Semua Moda Transportasi Mulai 1 April, Termasuk Pesawat

Menurutnya, Bandara Internasional Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) di Kulon Progo akan dijadikan bandara percobaan pelaksanaan uji coba penggunaan GeNose. 

"Pada fase persiapan ini, Angkasa Pura I akan berkoordinasi dengan pihak penyedia alat GeNose C-19 untuk meyediakan 40 alat GeNose C-19 serta menyiapkan area lokasi layanan GeNose C-19 di YIA," papar Faik dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021).

"Kemudian menyiapkan prosedur alur pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose, dan melakukan simulasi pemeriksaan Covid-19 menggunakan  GeNose pada minggu ketiga Maret 2021," sambungnya.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Sebut Industri Pariwisata Ingin Gunakan GeNose C19

Harga

Setelah penerapan di YIA, kata Faik, penggunaan GeNose akan diperluas lagi ke bandara lainnya yang dikelola Angkasa Pura I. 

Faik menyebut, untuk harga layanan GeNose C-19 di bandara, perseroan akan menyampaikan kepada masyarakat jelang 1 April 2021.

"Dengan adanya layanan GeNose C-19 di bandara, menambah pilihan layanan tes Covid-19 selain swab antigen dan PCR," ucapnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Perdana untuk Wartawan Dimulai Kamis Hari Ini, Rencana Dibuka Presiden Jokowi

Bertahap

Hal senada dikatakan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

“Target 1 April 2021 untuk GeNose di bandara. Jadi ini menambah opsi, sebelumnya ada tes PCR, rapid test Antigen," tuturnya.

Menurutnya, tes GeNose di bandara akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari bandara kecil, medium, dan besar. 

"Bertahap, tidak semua bandara pada 1 April 2021. Dimulai dari yang kecil, tapi ini masih pembahasan dan belum final," papar Novie

Sementara terkait harga tes GeNose di bandara, Novie pun belum dapat memastikan pada saat ini, karena sedang dibahas semua pemangku kepentingan. 

Namun, Ia menyebut harganya tidak berbeda jauh dari yang ada di Stasiun Kereta Api seharga Rp 20 ribu. 

"Harga masih dibahas, belum selesai ditentukan. Tapi kurang lebih, ya tidak jauh beda dengan stasiun karena materialnya sama," ucap Novie. 

Semua moda transportasi

Kepastian penggunaan alat test Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada di seluruh moda transportasi ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

“Saya menyetujui seluruh simpul transportasi menggunakan GeNose sebagai salah satu alternatif deteksi Covid-19. Tentu harus diiringi peningkatan kualitas alat GeNose itu sendiri dalam mendeteksi Covid-19," kata Luhut melalui keterangan resminya, Selasa (23/2/2021).

Luhut berencana penerapan GeNose bisa diterapkan di seluruh moda transportasi pada 1 April mendatang.

Stasiun, terminal, pelabuhan

Saat ini penggunaan GeNose sebagai syarat perjalanan sudah mulai diterapkan untuk perjalanan kereta api jarak jauh hingga bus.

GeNose sudah diterapkan di 8 stasiun KA yaitu, Stasiun Senen dan Gambir di Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Solo Balapan, Yogyakarta Tugu dan Surabaya Pasar Turi.

Rencananya akan akan terus ditambah hingga ke 44 stasiun ka yang ada di Jawa dan Sumatera.

Sementara itu, penggunaan alat deteksi GeNose akan didorong supaya bisa diterapkan di pelabuhan Tanjung Priok pada akhir minggu ini yang bersifat random sampling atau tes acak.

Dinilai sukses

Penggunaan alat ini dianggap sukses setelah minat masyarakat sangat tinggi ketimbang menggunakan test rapid antigen dan swab PCR untuk syarat perjalanan yang memiliki harga lebih mahal.

Saat ini Kemenhub tengah menyiapkan penerapan alat pendeteksi Covid-19 GeNose pada transportasi laut dan udara. Dia meminta Direktur Jenderal Laut dan Udara untuk mempersiapkan mekanisme dan standar operasi yang sesuai agar bisa diterapkan oleh regulator di dua sektor perhubungan itu.

"Semua pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose. Untuk itu kami melaporkan kepada Pak Menko tentang rencana itu, tentunya akan kami lakukan dengan hati-hati," jelasnya. 

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved