Virus Corona

Alhamdulillah Propinsi Banten Saat Ini Ada di Zona Kuning Covid19 Rendah Resiko

situasi pandemi Covid-19 di Provinsi Banten dengan delapan Kabupaten/Kota saat ini relatif terkendali.

istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, dalam satu bulan ini, meski fluktuatif, kasus Covid-19 di Provinsi Banten cenderung menurun. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar mengungkapkan, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, swasta dan masyarakat Provinsi Banten aktif melakukan langkah-langkah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Semua pihak bekerja sama melakukan langkah dalam menangani pandemi. 

Hal itu diungkap Sekda saat mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam Gerakan Bersama Sukseskan Program Vaksinasi Nasional Bersama Kementerian Kesehatan dan Grab Indonesia.

Bertempat di ICE (Indonesia Convention Exhibition) Jl. BSD Grand Boulevard Raya No. 1  Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 Jakarta Sabtu 13 Maret 2021: Pasien Sembuh Bertambah 1.851 Orang

Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim Menetapkan Pergub PPKM Berbasis Mikro, Berikut Penjelasan Lengkapnya

"Diharapkan, semua langkah yang dilakukan hingga pelaksanaan vaskinasi Covid-19 mampu mengurangi dan mengakhiri pandemi Covid-19," ungkap Sekda Al Muktabar.

Dijelaskan, situasi pandemi Covid-19 di Provinsi Banten dengan delapan Kabupaten/Kota saat ini relatif terkendali.

Provinsi Banten terus melakukan langkah-langkah apa yang menjadi arahan dan mandatori dari Pemerintah Pusat.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan, dalam satu bulan ini, meski fluktuatif, kasus Covid-19 di Provinsi Banten cenderung menurun.

Dari Zona Merah kini sudah menjadi Zona Kuning, zona risiko rendah.

"Dengan percepatan vaksinasi ini, semoga cepat turun," katanya.

Sementara itu Menteri Ristek Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengungkapkan,  peristwa hari ini dirinya melihat adanya inovasi dalam pelayanan publik oleh anak muda.

Pelayanan dengan sistem yang rapi dan ditunjang dengan sistem digital mampu menyempurnakan layanan manual.

"Kalangan muda nantinya akan memberikan layanan publik yang semakin baik. Program penanganan pandemi Covid-19  yang tepat akan mempercepat program pemulihan ekonomi," ujar Bambang.

Ditambahkan, untuk mencapai herd immunity, Indonesia membutuhkan 360 juta dosis vaksin Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved