Breaking News:

Sport

Hingga Kini Baru Satu Orang yang Mendaftar Menjadi Bakal Calon Ketua Umum PB ISSI Periode 2021-2025

Steering Committee Munaslub PB ISSI, Jadi Rajagukguk, mengatakan bahwa hanya ada satu orang yang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum PB ISSI.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari, saat konferensi pers Tour d Indonesia di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PB ISSI akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dengan agenda pemilihan Ketua Umum PB ISSI baru periode 2021-2025 di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 2-3 April.

Steering Committee Munaslub PB ISSI, Jadi Rajagukguk, mengatakan bahwa sejak pendaftaran dibuka pada 12 Februari sampai 5 Maret 2021, hanya ada satu orang yang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum (Ketum) PB ISSI.

"Sampai 5 maret 2021 pada pukul 15.54 WIB Sekretariat PB ISSI mencatat hanya ada satu orang yang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum PB ISSI. Kini, sedang dalam proses verifikasi oleh tim penjaringan,” kata Jadi Rajagukguk dikutip dari Tribunnews.com.

“Pak Basiruddin yang menjelaskan apakah sudah terpenuhi. Mudah-mudahan, In Sha Allah dalam proses verifikasi bakal calon ini terpenuhi,” ujar Jadi Rajagukguk.

Sementara itu, Ketua tim penjaringan Basiruddin membeberkan bahwa bakal calon yang mendaftar secara data memenuhi dan akan diumumkan lima hari sebelum Munaslub diadakan.

Saat ditanya siapakah bakal calon itu, Basiruddin dan Jadi Rajagukguk belum bersedia menyebutkannya, bahkan inisialnya pun tidak.

"Sesuai mekanisme dan rencana yang sudah dibuat, pengambilan dan pengembalian formulir berinisial tidak bisa disebut hari ini, karena hak dan faktual data yang sudah masuk,” kata Basiruddin.

“Alhamdulillah, secara data memenuhi dan secara resmi akan diumumkan pada Munaslub 2 April,” ujar Basiruddin.

Meski hanya ada satu bakal calon, PB ISSI belum bisa memastikan aklamasi atau tidak, karena masih harus melihat hal-hal lain yang bisa saja terjadi misalnya bakal calon mengundurkan diri.

"Kita lihat nanti, yang pasti Munaslub merupakan keputusan tertinggi, tetapi tidak tertutup kemungkinan bila ada hal-hal yang tidak terduga. Tetapi, mudah-mudahan berjalan baik dan lancar karena sudah ada 30 dukungan,” terang Jadi Rajagukuguk.

Munaslub PB ISSI dalam rangka pemilihan Ketua Umum Baru ini diadakan lantaran Ketum PB ISSI saat ini, Raja Sapta Oktohari yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KOI dilarang merangkap jabatan.

Peraturan itu tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KOI. Dalam AD/ART KOI, ketua umum tidak diperkenankan merangkap jabatan. Aturan itu bahkan menjadi salah satu syarat seseorang untuk menjadi ketua umum.

Pengurus ISSI kemudian diberi waktu satu tahun atau selambatnya Juni 2021 untuk mencari pengganti.

Diundur

Selain itu, PB ISSI mengumumkan jadwal terbaru Munaslub PB ISSI periode 2021-2025.

Sebelumnya, PB ISSI menjadwalkan menyelenggar Munaslub pada tanggal 12-13 Maret 2021.

Namun, karena ada hal yang harus diselesaikan, maka pelaksanaan Munaslub PB ISSI diundur menjadi 2-3 April 2021.

Hal itu dikatakan langsung oleh Steering Committee Munaslub PB ISSI, Jadi Rajagukguk, di Kantor PB ISSI, Menara Olahraga, Senayan, Jakarta, Jumat (12/3/2021).

"Dalam kesempatan baik ini, kami PB ISSI yang diwakili Sekjen (Parama Nugroho), saya (Jadi Rajagukguk), Ketua tim penjaringan (Basiruddin), menegaskan bahwa seyogyanya Munaslub diadakan pada tanggal 12-13 Maret di Fairmont. Namun, karena ada satu dan lain hal, penyelenggaraan Munaslub PB ISSI menjadi mundur pada tanggal 2-3 April di Fairmont,” kata Jadi Rajagukguk.

Baca juga: Tiga Kementerian Bakal Dukung PB ISSI Gelar Turnamen Pasca Pandemi Covid-19

Baca juga: Kampanyekan PON Papua 2021, PB ISSI Gelar Gowes Sepeda Jakarta-Papua

Baca juga: Bidik Medali di Olimpiade, PB ISSI Datangkan Kosultan yang Juga Juara Dunia Keirin

Jadi Rajagukguk menjelaskan bahwa mundurnya jadwal Munaslub PB ISSI, karena di kepemimpinan Raja Sapta Oktohari masih harus menyelesaikan laporan administrasi.

“Hal-hal yang membuat mundur, karena di akhir kepengurusannya, Pak Okto (panggilan Raja Sapa Oktohari) ingin menyelesaikan semua laporannya, baik atlet, pelatih, event, sarana prasarana yang dikelola PB ISSI, termasuk yang tidak kalah pentingnya organisasi baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten Kota,” jelas Jadi Rajagukguk.

Seperti diketahui, posisi Ketua Umum PB ISSI sempat ada kekosongan setelah Raja Sapta Oktohari menjadi Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sejak Oktober 2019.

Jabatan Okto yang rangkap dianggap tidak sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KOI.

Dalam AD/ART KOI, ketua umum tidak diperkenankan merangkap jabatan.

Aturan itu bahkan menjadi salah satu syarat seseorang untuk menjadi ketua umum.

Pengurus ISSI kemudian diberi waktu satu tahun atau selambatnya Juni 2021 untuk mencari pengganti.

“Jadi kami katakan Pak Okto masih ketua PB ISSI sampai Munaslub dan demisioner maka akan ditentukan bakal calon dan calon dan terpilih Ketum PB ISSI 2021-2025,” terang Jadi Rajagukuguk.

“Alhamdullilah, dua hari lalu, sudah terpenuhi 34 Pengprov sudah disahkan dan melakukan Musprov dan Musprovlub dan sudah ada kepengurusan baru," tutur Jadi Rajagukuguk.

Sementara itu, bakal calon Ketua Umum PB ISSI hingga kini dikatakan Jadi Rajagukguk sudah ada satu orang yang mendaftar.  Akan tetapi dirinya masih belum mau membeberkan ke publik.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved